Naiknya Harga BBM, Disikapi Biasa Saja Bagi Warga Grobogan

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Keputusan pemerintah menaikkan harga BBM di seluruh Indonesia telah dimulai tepat pukul 14.30 WIB hari Sabtu (3/9/22) satu jam usai  Presiden Joko Widodo memutuskan kenaikan tersebut, Sabtu (3/9/22).

Sejak saat itu semua BBM jenis gas oline seperti pertalite, pertamax naik harganya, Pertalite yang sebelumnya Rp. 7.650 per liter menjadi Rp. 10.000,- dan pertamax semula Rp.12.500,- per liter menjadi Rp. 14.500′- per liter.

Manajer SPBU Gajahmada Purwodadi Grobogan Simon (58) menjelaskan kenaikannya tidak begitu drastis dan saat kenaikan harga BBM diumumkan, stok BBM gasoline di SPBU nya cukup supply nya “Kami masih punya stok cukup banyak, begitu diununkan  tepat pukul 14 30, kami stop, untuk kami ganti dengan harga baru, selanjutnya kendaraan segera kami layani kembali” katanya.

Kenaikan harga BBM tersebut juga mendapat pantauan dari Polres Grobogan dan di wilayah kota Purwodadi khususnya mendapat pengawasan  Kapolsek Purwodadi AKP Sapto Widyo SH dan staf nya.

Saat ditanya terkait situasi kamtibmas dengan adanya kenaikan harga BBM ini, Kapolsek Purwodadi itu mengatakan situasi tetap terkendali dan aman saja, kondusif tanpa ada gejolak “Kamtibmas tetap kondusif tak ada gejolak pasca diumumkannya kenaikan harga BBM ,masyarakat menerima keputusan pemerintah tersebut” kata Kapolsek Sapto.

Adi (30) warga Purwodadi kepada Inspirasiline.com yang saat dimulainya kenaikan harga BBM berada di SPBU Gajahmada Purwodadi mengaku menerima keputusan pemerintah tersebut ” Wah kalau saya ikut aja pemerintah mas, demi kebaikan bersama” katanya.

Demikian pula yang disampaikan Edy (55) karyawan Puskesmas Tanggungharjo dan Hartikah (60) petani di wilayah Kuripan Purwodadi mengaku menerima keputusan kenaikan harga BBM  tersebut ” Lah naiknya seberapa to mas, kami pokoke manut pemerintah saja” ungkapnya. (jokowi)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *