Perpus Berbasis Digital Sakila Kerti Diresmikan Walikota Tegal

NEWS

Tegal-Inspirasiline.com.  Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono sangat menaruh harapan penuh kepada Dr.Yuskon, MPd selaku pengelola Sekolah Pesisir Pantai Alam Indah (PAI) Sakila Kerti, karena Yuskon selama ini dinilai telah melakukan banyak hal berkaitan dengan  kegiatan yang bermuara pada percerdasan masyarakat diantaranya dengan membuka Sekolah Terminal dan Sekolah Pesisir dari pendidikan non formal setingkat PAUD sampai kejar Paket A,B dan C. Kegiatan ini selaras dengan program Pemkot Tegal yang mengharuskan warganya yang usia 16 sampai 60  tahun harus sekolah. Itu sebabnya TBM  ‘ Sakila Kerti ‘ yang mengelola soal perpustakaan dan pendidikan non formal diharapkan terus tunbuh dan berkembang dalan ikut serta mencerdaskan masyarakat.

Disampaiksn walikota saat melaunching Perpustakaan Berbasis Digital ” Sakila Kerti ”  di Kawasan Pantai Alam Indah Kota Tegal, Jum’at (9/9).

Kegiatan launching Perpustakaan digital bersamaan dengan Peringatan Hari Aksara Nasiinal ke 57 tahun 2022  Hadir dalam acara tersebut, sejumlah pimpinan OPD Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmat Hidayat, Sekda Kota Tegal dr. Prima, dan orang tua murid serta undangan lain. Dedy Yon juga menyampaikan terimakasih kepada pegiat literasi.

Walikota juga menghimbau kepada warganya, jangan sampai ada warga yang putus sekolah, apa lagi buta huruf  .

  ” saya minta supaya kegiatan pendidikan kejaar paket ada disetiap wilayah Kecamatan.’ ucap Dedy.

Saat  itu Yusqon menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tegal atas segala dukungannya.

“Beliau, Wali Kota Tegal memperdulikan pendidikan non formal. Beliau juga menandatangani duta baca di Kota Tegal,” ujar Yusqon.

Sementara itu, perwakilan Perpustakaan Nasional RI, Nelwaty menyampaikan kekagumannya bahwa Kota Tegal dunia literasi cukup masif di kawasan nelayan.

baca juga:  Polwan Polres Tegal Kota Gelar Aksi Donor Darah

“Kita terus menyemangati literasi untuk kesejahteraan, TBM ini merupakan kepanjangan tangan dari Perpusnas, ini bisa dijadikan tempat berdiskusi, berkumpulnya masyarakat, Bimtek dan mengadakan berbagai macam kegiatan. Pesan dari bapak Perpusnas bahwa perpustakaan punya paradikma baru,  koleksi buku 10 persen, 20 persen knowlege, trasfer knowlage 70 persen,” ujar Nelwaty.

“Jarang acara aksara diperingati seperti ini, ini hal yang penting. Ilmu itu sangat penting makanya program Pemkot Tegal jangan sampai ada yang buta aksara dan putus sekolah,” kata

Pada kesempatan yang sama walikota juga memanen sayuran yang ditanam dengan tehnik hydroponik sekaligus penanaman kembali tanaman sayuran dan penandatanganan prasasti Sekolah Pesisir PAI Tegal. (Biet)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *