Rembang-Inspirasiline.com. Rencana perbaikan Jalan Pantura Kudus – Rembang mulai ada titik terang. Rencananya, perbaikan tersebut akan dilaksanakan pada Februari-Maret 2023 mendatang. Tak tanggung-tanggung dana yang disiapkan mencapai Rp 120 miliar.
Bupati Rembang, Abdul Hafidz menuturkan, informasi anggaran tersebut diperoleh setelah dirinya berkonsultasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) belum lama ini. Pihaknya pun berharap perbaikan tersebut dapat segera direalisasikan.
”Saya minta jalan di kota harus ditata, mengingat Rembang tidak punya jalan lingkar. Apa karena Rembang daerah paling ujung dan miskin jadi dibiarkan?,” katanya saat meresmikan Gedung Makodim 0720 Rembang Jumat (6/1).
Hafidz pun tak menampik bahwa kondisi jalan pantura Rembang kini memang tengah menjadi sorotan masyarakat. Terutama terkait lubang yang ada di sepanjang jalan pantura Sarang-Kaliori.
”Ini memang jadi pekerjaan rumah, terutama masalah jalan. Sering juga jadi candaaan kalau gelap itu artinya sudah masuk Rembang. Kan itu tidak etis dan didengar pun tidak enak. Beberapa waktu lalu kami sampaikan juga ke pak Gubernur,” ujar Hafidz.
Terkait pemetaan jalan, kata Hafidz, nantinya akan diperbaiki dengan metode hotmix dan cor. Terutama jalan di Tireman sebelah utara masjid hingga Kaliuntu-Pasar Banggi nanti akan diprioritaskan menggunakan metode cor.
”Sebenarnya Jalan Pantura Sarang-Kaliori itu wewenang pusat, bukan urusanya Pemkab. Tapi di media sosial bupati dan wakil bupati jadi bulan-bulanan. Di medsos sekarang banyak yang mengatakan, di Rembang ada wisata baru. Wisata jalan 1.000 lubang, hal seperti itu kan menyakitkan,” katanya.
Terpisah, Harjanto selaku Korlap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jawa Tengah, ketika dikonfirmasi membenarkan rencana perbaikan tersebut.
Meski demikian, pihaknya sementara ini masih fokus melakukan perbaikan dengan tambal sulam.
”Untuk rutenya memang sepanjang pantura Kudus hingga Rembang. Ya termasuk Kaliori hingga Sarang,” katanya kepada media. (Yon Daryono)
