Meski Masih Sepi Order, Ratusan Karyawan Pabrik Sepatu Di Pekerjakan Kembali

NEWS

Rembang-Inspirasiline.com. Meski saat ini masih sepi orderan, namun pabrik sepatu di Rembang kembali memanggil ratusan karyawan yang beberapa waktu lalu di rumahkan. Kebijakan awal 2023 ini untuk menghindari adanya Putus Hubungan Kerja (PHK).

Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Dinperinnaker) Kabupaten Rembang melalui Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrian dan Jaminan Sosial, Teguh Maryadi mengatakan, informasi kembalinya lima hari kerja diterima dari Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) yang belum lama ini menggelar audiensi dengan pihak Provinsi.

“Inti audiensinya seputar resesi global. Mereka juga mempertanyakan legalitas dasar hukum, seandainya pekerja diliburkan, tapi tidak dapat gaji. Seperti kasusnya pandemi PT KM bisa libur tapi statusnya tidak terima gaji. Tapi tidak di PHK. Intinya perusahaan menghindari namanya PHK,” katanya saat dikonfirmasi media.

Selain itu, ada kekhawatiran utama karena di Batangan, Pati, informasinya akan buka pabrik sepatu baru.

“Jika karyawan pabrik sepatu Rembang diberhentikan. Takutnya, nanti lari ke kabupaten tetangga semua. Makanya ada kebijakan baru sekitar 700-1.000 yang masih ada dibuat sistem 5 hari kerja,” tandasnya.

Ia juga menambahkan, lima hari kerja berlaku untuk semua karyawan yang ada, baik itu produksi hingga cleaning service.

“Intinya mereka tetap dipertahankan. Yang penting tidak ada yang di PHK. Karena sebelumnya beredar kabar ada pengurangan 700-1.000 karyawan. Kalau tidak ada order,” bebernya.

Menurutnya, jika karyawan lari ke kabupaten tetangga. Tentu perusahaan di Rembang akan sulit mencari tenaga kerja. Khususnya ketika mendapatkan order banyak.

“Ini persaingan bisnis, makanya ambil kebijakan dipekerjakan lima hari kerja meski tidak ada kerja,” imbuhnya.

Sebelumnya, ratusan karyawan pabrik di rumahkan. Mereka sebagian besar berstatus masih dalam percobaan. Kurang 3 bulan. Total sekitar 380 orang. (Yon Daryono)

Bagikan ke:
baca juga:  Kemah Sastra Diharapkan Tumbuhkan Minat Baca dan Tulis Pelajar

1 thought on “Meski Masih Sepi Order, Ratusan Karyawan Pabrik Sepatu Di Pekerjakan Kembali

  1. Sistem MRP sangat penting dalam mengelola persediaan dan produksi suatu perusahaan. Dengan memanfaatkan sistem MRP, perusahaan dapat meminimalkan biaya persediaan sambil memastikan ketersediaan bahan baku yang tepat pada saat yang tepat untuk memenuhi permintaan pelanggan. Sebagai hasilnya, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan keuntungan mereka secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *