Sragen-Inspirasiline.com. Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Negeri Jawa Tengah di Gemolong, Kabupaten Sragen akan membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru pada Bulan Juni 2023 mendatang yang akan dilaksanakan di Gedung Technopark Sragen. Perguruan Tinggi Negeri yang berada dibawah naungan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreattif (Kemenparekraf) itu akan menginduk dengan Poltekpar Bali dalam Proses Perkuliahan yang akan segera berjalan.
Poltekpar Negeri Jawa Tengah di Kabupaten Sragen akan dibangun Kemenparekraf dilahan seluas 20,1 Hektar lebih yang merupakan aset Tanah Milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen yang berlokasi di Gemolong, Kabupaten Sragen dihibahkan kepada Kemenparekraf. Namun sebelum Pembangunan Gedung selesai dibangun, Proses Perkuliahan akan dilakukan di Gedung Technopark Sragen.
“Poltekpar Bali ini akan menjadi induk terlebih dahulu sebelum kita buka secara mandiri di Gemolong. Di Tahun 2023 Pengerjaan Pembangunan Gedung Poltekpar Sragen akan segera dilakukan Kementrian Parekraf.”Ungkap Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat memberikan arahan di Acara Sosialisasi Lomba Inovasi Daerah Rabu (25/1/2023).
Yuni sapaan akrab Bupati Sragen itu menjelaskan, Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen dr. Hargiyanto M.Kes telah menandatangani MOU/kerjasama dengan Poltekpar Bali untuk Peminjaman Tempat/Aset Perkuliahan yang akan dilakukan di Gedung Technopark Sragen Selasa (24/1/2023) kemarin.
“Sebelum Gedung selesai Pembangunannya, seluruhnya akan diampu Poltekpar Bali mulai dari Tenaga Pengajar/Dosennya dan Pengelolaanya akan langsung dikelola Kementrian. Bulan Juni ini Tahun Ajaran 2023/2024 Poltekpar Sragen akan segera menerima Pendaftaan Mahasiswa Baru. Seluruh proses Perkuliahan akan dilaksanakan di Technopark. ” Katanya.
Menurutnya dengan memiliki Poltekpar Negeri tersebut merupakan Cita-cita bersama yang akhirnya dapat terwujud. Hal itu menjadi salah satu Perwujudan Misi Kabupaten Sragen yang dapat terlaksana dengan baik.
Yuni berharap kehadiran Poltekpar Negeri di Sragen khususnya menjadi satu-satunya di Jawa Tengah dapat menjadikan dampak ekonomi yang sangat positif untuk masyarakat diutara bengawan. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
