Tegal-Inspirasiline.com. Polres Tegal akan mengusut tuntas biang kerok tawuran pelajar yang meresahkan masyarakat dan para orang tua, karena setiap tawuran pasti ada biang keladinya, ada propokatornya, itu sebanya kami hadirkan para orang tua dan pihak sekolah supaya kejadian yang mengganggu kamtibmas, meresahkan warga dan orang tua tidak terulang lagi.
” kami akan mengusut tuntas biang kerok tawuran pelajar. ” kapolres Tegal AKBP Mochamad Sajarod Zakun. menegaskan hal itu di depan 17 pelajar SLTP dan SLTA serta otang tua siswa dan pihak sekolah yang sengaja dihadirkan dalam gelar perkara yang berhasil diungkap Polres Tegal. Rabu 8 Maret 2023 di mapolres Tegal.

Selain orang tua siswa pelaku tawuran pelajar yang terjadi di Desa Paku laut Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal, juga hadir dalam konfrensi pers sejumlah guru yang siswanya melakukan tawuran Kapolres minta kepada orang tua lebih waspada meningkatkan pengawasan kepada putra/putri jangan sampai kejadian serupa terrulang kembali.
“warga atau orang tua atau pihak siapapun jika mendengar atau melihat ada pelajar tawuran segera lapor kepolisian sebelum terjadi kefatalan apa lagi sampai korban jiwa.’ tandas kapolres. Untuk memberi rasa jera pelaku tawuran dikasih hadiah menginap di hotel prodeo.

Setelah kapolres mrmberikan arahan kepada siswa, selanjutnya orang tua masing-masing. diarahkan untuk berdiri disamping anaknya, lalu anaknya disuruh mencium kaki ibubya bersimpuh meminta maaf ke orang tuanya, berjanji tidak akan mengulangi lagi.
Pada momen itulah suara tangis antara orang tua dan anaknya pecah menyesali perbuatannya bahkan ada salah satu siswa yang menangis tersengguk-sengguk tak mau lepas dari dekapan orang tuanya.
Selanjutnya Kapolres menjelaskan, untuk mencegah terjadinya kriminalitas di wilayah hukum polres Tegal, sudah memetakan wilayah-wilayah yang dianggap rawan dan dilakuksn Patroli setiap saat. Kapolres Juga minta kepada RT. RW. Supaya lebih menggalakan lagi kegiatan siskamling diwilayahnya masing-masing guna memcegah terjadinya kriminalita atau gangguan kamtibmas lainnya.
Selain memaparkan kasus tawuran pelajar, dalam konfrensi pers juga ditampilkan sejumlah pelaku kejahatan curanmor ysng pelakunya adalah para residivis, Sasatan mereka mencari kelengahan pemilik kendaraan, Modus yang mereka dengan menebar paku di jalan. Ketika pengendara mengalami ban bocor mereka beraksi dengan menodongkan sajam atau memecah kaca mobil.
Pada kesempatan itu kapolres menunjukan sejumlah barang bukti, diantaranya clurit, miras dan BB lainnya. (Biet)
