Sragen-Inspirasiline.com. Nugroho Cahyaningtyas (Perwakilan Kecamatan Gemolong) dan Hanifa Putri Andriyanti (Perwakilan Kecamatan Tangen) menjadi Pemenang Pertama dalam Grand Final Pemilihan Duta Genre Kabupaten Sragen Tahun 2023 yang berlangsung Sabtu malam (8/7/2023) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen.
Keduanya menyisihkan 24 Finalis lainnya dari Total Keseluruhan Pendaftar yaitu 146 Peserta. Pada tahap Awal Seleksi dilakukan Tes Tertulis terlebih dahulu yakni pada Tanggal, 3 Juni 2023, selanjutnya Peserta yang Lolos Berhak Maju Ke Babak Selanjutnya diambil 12 Putra dan 12 Putri terbaik untuk mengikuti Kegiatan Karantina dan Berhak Maju pada Grand Final Duta Genre 2023.
Peserta mulai Mengikuti Karntina Tanggal,11 Juni hingga 2 Juli 2023. Setiap Akhir Pekan (Sabtu dan Minggu) Peserta Mendapatkan Berbagai Materi Pembekalan untuk Membangun Karakter Para Finalis.
Duta Genre (Generasi Berencana-red) adalah Program dari BKKBN yang mengedepankan Pembentukan Karakter Bangsa Dikalanagan Remaja. Dengan Merespon Permasalahan Remaja saat ini Genre sebagai wadah untuk Mengajarkan Remaja Menjauhi Pernikahan Dini, Seks Pra Nikah dan Penggunaan Napza (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif).
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sragen dr. Y. Agus Sudarmanto M.Kes dalam laporannya menyatakan, Jumlah Peserta yang mengikuti Pemilihan semakin meningkat setiap Tahunnya.
“Penyelenggaraan Duta Genre merupakan Pemilhan yang kedua kalinya dilaksanakan di Kabupaten Sragen. Tahun 2022 kemarin Terdaftar 82 Peserta. Tahun ini yang Mendaftar 146 Peserta. Rata-Rata Usia yang mendaftar 16 hingga 21 Tahun yang berasal dari 20 Kecamatan di Kabupaten Sragen.” Ungkapnya.
Dikatakannya, Pemenang Duta Genre berhak mewakili Kabupaten Sragen untuk Seleksi Tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng).
Selanjutnya Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan pada Tahun 2022 Tren Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Sragen Grafiknya Meningkat walaupun tidak Signifikan. Hal itu diungkapkan Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati Usai Menerima Tamu dari Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Solo Raya.
“Kekhawatiran itu bukan hanya milik Ibu, tapi menjadi kekhawatiran dan perhatian bagi semua pihak. Karena ternyata usia yang rentan terhadap Narkoba adalah anak-anak Usia Produktif. Untuk itu mari sama-sama Kita memerangi Barkoba.” Ungkapnya.
Dari wujud Keprihatinan Problematika Remaja saat ini Bupati mengharapkan agar Duta Genre mampu menjadi Duta Generasi selanjutnya. Kedepan Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati menekankan Generasi Muda ini di Tahun 2045 yang akan datang menjadi Generasi Emas.
Orang Nomor Satu di Bumi Sukowati ini sangat mengapresiasi kegiatan Duta Genre yaitu membentuk Karakter Generasi Muda menjadi sesuatu yang menyenangkan.
“Harapannya, jika sudah menjadi Duta, anak-anak ini nanti bisa menjadi contoh yang baik dilapangan. Mudah-mudahan yang terpilih nanti adalah yang terbaik diantara yang terbaik. Karena semuanya adalah anak-anak Sragen yang hebat dan luar biasa. Mari kita torehkan sejarah bahwa mereka adalah Generasi yang Unggul, Generasi yang bisa diserahi Tongkat Estafet Kepemimpinan ” Ungkap Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengakhiri sambutannya ( Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
