TMMD di Celep Nguter Telan Anggaran Ratusan Juta Rupiah

NEWS

Sukoharjo-Inspirasiline.com. Bupati Sukoharjo Etik Suryani buka Tentara Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) sengkuyung tahap III   di desa Celep Kecamatan Nguter pada Rabu  (20/9/2023) yang dilaksanakan selama sebulan, pembukaan dihadiri oleh Danrem Warastratama, Wakil Bupati, Muspida plus, OPD, Camat se-Kabupaten, pimpinan BUMD, BUMN, Ormas, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam kata sambutannya bupati Etik Suryani mengatakan bahwa TMMD ini merupakan program lintas sectoral TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan komponen masyarakat lainnya yang dilaksanakan secara terpadu dan berkesinambungan dalam upaya meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah. TMMD ini diprioritaskan pada pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana kebutuhan besar masyarakat untuk mendukung peningkatan perekonomian dan derajat kesehatan.

Dandim 0726 Sukoharjo menerima berita acara dari bupati

“ Prioritas TMMD pembangunan infrastruktur dan sarpras untuk peningkatan perekonomian dan derajat kesehatan masyarakat, “ ujar Etik Suryani.

Lebih lanjut bupati menyampaikan selain membangun sarana fisik bagi masyarakat desa,  TMMD juga dapat membangun semangat dan percaya diri masyarakat sehingga masyarakat mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapan menghadapi setiap ancaman. TMMD tahap III di Desa Celep Kecamatan Nguter ini akan menyelesaikan : jembatan penghubung dukuh Muning -dukuh Brahu, pembangunan talut jalan dukuh Muning – dukuh Brahu, penyuluhan Wasbang & bela negara, Hukum & kamtibmas, kesehatan & penanganan stunting, KB kesehatan dan penyuluhan pertanian. Adapun tema yang diusung dalam TMMD ini adalah “ Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI – Rakyat Semakin Kuat “.

Bupati serahkan sarpras TMMD

Sementara itu Kapoten CZI Hartono selaku Pasiter Kodim 0726 Sukoharjo dan pelaksana TMMD sengkuyung tahap III menyampaikan bahwa TMMD di desa celep Kecamatan Nguter ini berlangsung selama sebulan (20/9 – 19/10 – 2023) untuk menyelesaikan sasaran fisik maupun non fisik yang mana sebelumnya sudah didahului dengan pra TMMD mulai (10 – 19/9).

baca juga:  Markas Judi Dadu Digerebek, 12 Orang Pelaku Diciduk

Untuk sasaran fisik membuat jembatan penghubung dukuh Kemuning – dukuh Brahu P. 6 m x L. 3,5 m x T. 5,5 m. membuat talut jembatan P. 36 m x L bawah 1,2 m x  L atas 0,8 m x T. 5,2 m.

Bupati tinjau warung petuk

Sasaran non fisik yaitu penyuluhan wasbang dan bela negara oleh Kodim 0726 Sukoharjo, penyluhan hukum dan kamtibmas oleh Polres Sukoharjo, penyuluhan kesehatan dan stunting oleh DKK Sukoharjo dan Puskesmas Nguter, penyuluhan pertaninan oleh Dinas Pertanian Sukoharjo, sosialisasi dan rekam E-KTP oleh Disdukcapil Sukoharjo.

“ TMMD sengkuyung tahap III ini menyelesaikan beberapa sasaran fisik dan non fisik untuk kesejahteraan masyarakat khususnya desa Celep,” ungkap Hartono.

Adapun tujuan adanya TMMD adalah terwujudnya peningkatan pembanguan pedesaan dan kesejahteraan masyarakat, terwujudnya transportasi bagi petani dan masyarakat, terwujudnya cinta tanah air dan bangsa, terwujudnya kesadaran hukum , ketertiban dan keamanan masyarakat, terwujudnya kesehatan masyarakat dan administrasi kependudukan. Dalam pelaksanaan TMMD melibatkan tenaga kerja dari TNI. Polri, DPUPR, DKK, masyarakat dan ormas.

TMMD sengkuyung tahap III ini menelan anggaran sebesar Rp 650 juta yang terdiri  APBD Provinsi Jateng sebanyak Rp. 250 juta, dan APBD Kabupaten Rp 400 juta untuk pembangunan jembatan penghubung, talut jalan penghubung, SST Kodim dan untuk acara buka tutup upacara. (Prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *