Rembang-Inspirasiline.com. Sebuah truk muatan kayu bakar dan klobot ( kulit jagung kering), Jumat siang (6/10) terbakar saat melintas di jalan nasional Rembang-Blora, tepatnya di Desa Kadiwono, Kecamatan Bulu, Rembang.
Kebakaran itu membuat geger warga, pasalnya, muatannya terbakar saat truk masih dalam kondisi berjalan.
Kejadian berlangsung cukup fatal lantaran truk akhirnya hangus terbakar dan sang sopir mengalami luka bakar ringan. Hasil penyelidikan Polsek Bulu, ada hal penting yang bisa dipetik oleh para sopir angkutan muatan.

Berdasarkan hasil penyelidikan Polsek Bulu, kebakaran diduga terjadi lantaran klobot atau kulit jagung kering masuk di bagian mesin sehingga memicu percikan api.
Klobot tersebut masuk di sela antara kepala dan bak truk sehingga menyebabkan kebakaran.
Dari kejadian itu bisa menjadi pelajaran para sopir truk untuk memperhatikan dan mengenali potensi kebakaran dari muatan saat berada di jalan.
Informasi yang disampaikan Kapolsek Bulu, Iptu Taat Udjianto, truk Nopol K 1620 TD tersebut dikemudikan oleh Warji (47), warga Desa Tegaldowo RT 10 RW 02 Kecamatan Gunem, Rembang.
Kapolsek Bulu Iptu Taat Ujianto mengungkapkan, kronologi kejadian bermula saat korban bersama dua rekannya mengangkut kayu bakar dan klobot dari Desa Sitirejo, Kecamatan Tunjungan Blora.
Saat sampai di Jalan Rembang-Blora tepatnya sekira hutan Desa Kadiwono, korban mendapat informasi dari sesama sopir yang melaju, bahwa bagian belakang truknya terbakar.
Sesaat kemudian, korban menghentikan truk tersebut dan membuka tali pengikat muatan.
“Pengikat yang ada di bagian bak belakang turk dipotongi dan kulit jagung (klobot) dibuang sebagian,” terang Taat Ujianto.
Setelah itu, sopir kembali menjalankan truk dan membanting kemudi ke sisi kanan jalan masuk kawasan tanah Perhutani di tepi jalan.
“Korban mengalami luka bakar ringan di punggung dan selanjutnya dibawa anggota Polsek Bulu untuk berobat di Puskesmas. Kerugian dari kejadian ini ditaksir mencapai Rp 70 juta,” paparnya.
Api baru yang membakar trul dapat dipadamkan setelah adanya bantuan dari 2 truk tangki dari Pemdes Mantingan, 1 unit pemadam kebakaran PT Semen Indonesia dan 1 unit pemadam kebakarn dari Pemkab Rembang. (yon).
