Sragen-Inspirasiline.com. Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sragen Melakukan Pengecekan Di Tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2024 yang dilakukan bersama Penyelenggara Pemilu yakni KPU dan Bawaslu Kabupaten Sragen Diawali Dengan Apel Pergeseran Pasukan Dalam Rangka Pengamanan TPS Pada Tahap Pungut dan Hitung Suara OPS Mantap Brata Candi 2024 Di Lapangan Mapolres Sragen (13/2/2024).
Pengecekan TPS dilakukan untuk Melihat Kesiapan Pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) Tahun 2024 yang dilaksanakan Besok Tanggal 14 Februari 2024.
Lokasi Peninjauan yang dilaksanakan Bupati dan Forkopimda antara lain TPS 6 Teguhan Kelurahan Sragen Wetan, TPS 22 Taman Sari Kelurahan Kroyo dan TPS 8 Sidodadi, Kecamatan Masaran.
“Warga Kabupaten Sragen Kami Minta Untuk Hadir Di TPS. Gunakan Hak Pilih Panjenengan semua yang baik sesuai dengan Hati Nurani. Keberhasilan Pemilu itu ditentukan oleh Tiga Tahap. Pertama oleh Partisipasi Aktif oleh Masyarakat. Target Kami 80% Dari Warga Kabupaten Sragen Menunaikan Kewajiban Untuk Mencoblos Di TPS Masing-Masing. Kedua adalah Penyelenggaraan, Mulai Dari Petugas Di TPS, KPPS, KPU Termasuk TNI-POLRI Semua Dalam Keadaan Sehat. Ketiga adalah Sukses Pengamanan yang Lancar.” Ucapnya.
Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati Meyakini Seluruh Proses Pemilu, Penyelenggaraan Pemungutan dan Penghintungan Suara Pada Hari H dapat berjalan dengan Lancar dan Sukses. Hal itu adanya Sinergitas Dari Seluruh Pihak Mulai Dari TNI-Polri, KPU, Bawaslu Para Petugas Maupun Partisipasi Warga Masyarakat.
“Untuk mensukseskan Pemilu, tidak hanya ada dipundak saya sebagai Kepala Daerah maupun Pak Dandim dan Pak Kapolres tetapi juga menjadi Tanggung Jawab Kita Semua. Besok Saya Minta Tolong Bapak Kepada Ibu Warga Masyarakat Untuk Wajib Hadir. Untuk Saling Mengingatkan Berangkat Ke TPS.” Terangnya.
Bupati Mengapresiasi Seluruh Warga yang telah Antusias dalam Penyelenggaraan Pemilu 2024 Terutama Para Pemilih Pemula Yang Saat Pengecekan TPS Melakukan Simulasi Mulai Dari Awal Kedatangan, Pendaftaran Hingga Pencoblosan.
“Para Generasi Z yang saat ini sebagai Pemilih Pemula Sangat Antusias Walaupun Masih belum paham siapa yang akan dipilih. Namun ternyata mereka mau Googling Di Halaman Info KPU Untuk Mengetahui Para Calon-Calonnya.” Ungkapnya.
Selain itu, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati Menambahkan beberapa hal yang tidak diperbolehkan atau dilakukan saat Pencoblosan adalah Warga tidak boleh Mendokumentasikan apa yang dilakukan di dalam bilik. Tetapi setelah keluar dari bilik dan selesai mencoblos Masyarakat bisa mendokumentasikan sebuah Dokumen yang telah Dicelupkan ke dalam Tinta sebagai Bukti Telah Berpartisipasi dalam Pemilu.
“Secara keseluruhan dari Pantauan Kami Seluruh TPS sudah siap. Warga sudah Tahu dan Paham Regulasi yang berlaku dan harus dipatuhi. Insya Allah Pemilu Besok Berjalan Sukses dan Lancar. Saya Berharap Seluruh Elemen Ikut Berkumpul Di Lapangan Ditempatnya Masing-Masing.” Imbuhnya. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

I’ve become an eager follower of this stellar website over the past week. The owner clearly pours passion into serving up top-notch content that wows readers. I applaud their dedication and hope they keep up the ace work!
Your posts always provide me with a new perspective and encourage me to look at things differently Thank you for broadening my horizons
Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!
Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.
Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.