18 Ribu Paket Sembako Diserahkan Untuk Warga DTKS Sragen Selama Bulan Ramadan

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen Terus Menyapa Warga Dalam Kegiatan Safari Ramadan. Pada Momen Ini, Warga Nampak Antusias Berinteraksi Dengan Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Selain Dapat Menyampaikan Aspirasi, Masyarakat Yang Terdaftar Sebagai DTKS Dinsos Sragen Mendapat Bantuan Paket Sembako. Total 18 Ribu Paket Sembako Yang Diserahkan Warga Di 20 Kecamatan Se Kabupaten Sragen Itu Berasal Dari CSR Kabupaten Sragen.

Dalam Kesempatannya, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati Menyampaikan Ada 18 Ribu Paket Sembako Yang Dibagikan Senilai Rp120 Ribu. Pembagian Bagi Warga Yang Masuk Dalam DTKS. Sembako Tersebut Diambil Di Luar Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sragen.

“Beberapa Elemen Berkontribusi Seperti Baznas Sragen, Dan Para Donatur, Sebagian Rumah Sakit Di Sragen. Kemarin Dari Perusahaan Ada Yang Belum, Ada Yang Sudah,”  Terang Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati  Saat Dzuhur Keliling Di Masjid Asholihin Desa Krikilan, Kecamatan Masaran, Rabu (20/3/2024).

Bupati Menambahkan Sembako Ini Memang Untuk Warga Yang Membutuhkan. Sehingga Diharapkan CSR Perusahaan Yang Beroperasi Di Sragen Yang Belum Berpartisipasi Untuk Turut Membantu Selama Ramadan Ini.

Tak Hanya Itu Bupati Menyampaikan Di Akhir Masa Tugasnya, Orang Nomor Satu Di Sragen Itu Mengaku Ingin Berinteraksi Dan Mendengar Usulan Dan Saran Warganya. Namun Sejauh Ini Saat Bertemu Dengan Warga, Belum Terlalu Banyak Gagasan Yang Diserap Dari Warga Untuk Masa Depan Sragen.

“Misalnya Alun-Alun Kalau Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Terpadu Dipindah Akan Seperti Apa? Apakah Perlu Dibangun Masjid Agung? Ternyata Belum Sampai Kesana Pertanyaan Warga,” Katanya.

Bupati Mengatakan Keluhan Masyarakat Lebih Pada Kebutuhan Saat Ini. Seperti Pembangunan Jalan, Atau Dari Karang Taruna Meminta Perlengkapan Olah Raga.

Sedangkan Saat Rangkaian Dzuhur Keliling Tadi Siang Di Masaran Ada Usulan Yang Menarik. Yakni Pemeliharaan Petilasan Yang Bisa Didorong Menjadi Wisata Religi.

“Intinya Dengan Mengadakan Safari Ramadhan Ini Saya Bisa Lebih Dekat Dengan Masyarakat. Sekaligus Evaluasi Dan Berpamitan Karena Ramadhan Terakhir Saya Sebagai Bupati,” Pungkasnya. ( Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *