Penipuan Catut Nama Sekdin PUPR Grobogan Dalam Modus Sejumlah Aksi

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Publik di Grobogan kembali d hebohkan adanya oknum yang mangaku sebagai Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Grobogan Jawa Tengah. Adapun modus yang digunakan yakni menawarkan program dengan pengajuan proposal bantuan dukungan pendanaan dari Kementrian PUPR tahun 2024 senilai Rp.480 juta.

Kasus penipuan berkedok membawa nama Pejabat Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Grobogan Wahyu Tri Darmanto ST,MT. pelaku menggunakan cara dengan modus menawarkan bantuan fisik ke desa dengan cara mengajukan proposal lalu meminta sejumlah uang kepada Kepala Desa melalui telepon maupun pesan WhatsApp dengan menggunakan foto profil sang Sekdin.

Sekdin PUPR Grobogan Wahyu Tri Darmanto

Sekretaris Dinas PUPR Grobogan Wahyu Tri Darmanto, ST,MT,saat dikonfirmasi media menegaskan , bahwa dirinya tidak pernah meminta uang atau melakukan komunikasi serupa melalui telfon maupun WhatsApp.
“Itu tidak benar dan nomor yang digunakan oknum tersebut bukanlah milik saya, tetapi foto profilnya memakai foto saya bisa saja mengambil dari internet atau profil di nomor saya karena dengan modus embel-embel ada foto saya mungkin untuk meyakinkan korbannya, mudah untuk mengelabuhi terutama para Kepala Desa ,”ujar Wahyu pada hari Selasa (14/5/24).

Sekali lagi ia menegaskan bahwa model-model seperti itu jelas sudah katagori penipu ulung yang sudah mahir,diharapkan masyarakat terutama Kepala Desa di Kabupaten Grobogan untuk tidak mudah percaya dengan modus meminta sejumlah uang untuk program bantuan dengan modus mengatasnamakan pejabat publik.jika menerima pesan WhatsApp dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab langsung diblokir saja atau bisa menghubungi dinas-dinas terkait bila mencatut nama-nama pejabat di dalamnya karena beberapa bulan yang lalu ada pejabat di lingkungan Pemkab Grobogan juga di catut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.imbuhnya.

baca juga:  Antisipasi Korban Tenggelam TNI Polri Di Blora Patroli Ke Embung Dan Sungai Ingatkan Warga Waspada Bhabinkamtibmas Polres Blora Bersama Babinsa Patroli Dialogis Sasar Embung Dan Sungai

Penipuan mengatasnamakan pejabat publik bukanlah hal baru,namun kejadian ini menjadi pengingat semua pihak untuk selalu waspada dan berhati-hati, lebih baik menanyakan langsung kepada Dinas terkait jika ada seperti itu, apalagai mengenai adanya program yang langsung bersentuhan dengan Pemerintahan Desa dengan cara pura-pura mendapat bantuan program Pemerintah melalui dinas-dinas terkait.

Sementara itu seperti yang di sampaikan oleh Kasir Kepala Desa Desa Taruman Kecamatan Klambu dan Bambang Kepala Desa Pangkalan Kecamatan Karangrayung, menyampaikan bahwa beberapa hari kemarin benar mereka di telfon seseorang yang mengaku Sekdin dinas PUPR Kabupaten Grobogan Jawa Tengah. Penelepon meyakinkan bahwa ada program dari Kementrian untuk beberapa Desa di Kabupaten Grobogan yang disebut segera mengajukan proposal pendanaan untuk program drainase atau talutisasi sebesar Rp. 480.000.000.dengan rekomendasi terlebih dahulu dari PUPR Kabupaten.

Namun sebelum program tersebut di jalankan keharusan kewajiban Desa terlebih dahulu harus mempersiapkan administrasi sebesar Rp. 3-5 jt terlebih dahulu dan bisa dikirim ke Norek BNI 1834156544 An. Ibu Nursaidah sebagai syarat mendapatkan rekom, ujar Kades Bambang.

Bahkan terlihat jelas disitu dari nomor yang dipakai 0822-7793-3980 muncul dengan profil gambar foto Sekdin Wahyu Tri D. ST. Dari percakapan WhatsApp segera Pak Kades hubungi Kabid Propinsi Pak Daniel. Lanjut Bambang kemudian setengah ada keraguan menghubungi nomor yang di berikan tersebut,dengan lembutnya bahasa oknum yang mengaku Sekdin PUPR saya hampir saja mengiyakan terkait program yang ditawarkan, tapi dengan keraguan tersebut saya menghubungi teman dan di sarankan bahwa program tersebut tidak benar tidak ada itu modus penipuan, ujar Bambang.

Hal yang sama juga di sampaikan Kepala Desa Taruman dengan persis apa yang di sampaikan oleh Kepala Desa Pangkalan, dan terkait itu semua dirinya juga menghubungi teman di dinas bahwa itu modus dan tidak ada program sesingkat secepat itu, semua melalui proses, untuk itu mohon Kepala Desa lainnya jangan sampai tergiur terpengaruh program bantuan yang tidak jelas. pungkas Kasir. (jkw/hergun)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *