Dampak Kenaikan Harga Tiket Pengunjung Wisata Guci Turun Drastis

NEWS

Tegal-Inspirasiline.com. Musim liburan sekolah dan libur Natal sangat dinanti oleh pengelola wisata Guci dan para pelaku usaha dengan harapan bisa meraup banyak, namun sebaliknya momen liburan yang dinanti ternyata tidak sesuai harapan justru pengunjung turun drastis.

Ada beberapa faktor yang membuat turunnya jumlah pengunjung selain naiknya harga tiket juga faktor cuaca dan kekhawatiran masyarakat akan terulang kembali terjadinya tanah longsor atau banjir di sekitar obyek wisata Guci seperti yang terjadi dua hari sebelum Natal 2024.

Kondisi demikian juga dibenarkan oleh Solikhin salah satu petugas penjaga pintu masuk wisata guci, menurutnya, turunnya jumlah pengunjung Guci akibat naiknya tarif masuk wisata Guci saat hari libur menjadi Rp.20.000 /orang dewasa dan anak anak Rp 17.400,-

‘ yah mungkin saja ini pengaruh dari naiknya harga tiket.’ ungkap Solikhin,

Pada liburan Perayaan Natal jumlah pengunjung hanya sekitar 30 ribu orang, jauh lebih kecil dibanding natal tahun lalu.

‘ Turunnya sangat jauh dibanding pada momen yang sama tahun lalu, mungkin mereka takut banjir padahal itu fenomena alam ‘ jelas Solikhin. Rabu (25/12/2024).

Menyinggung soal prediksi pengunjung pada malam tahun baru, Solikhin tidak bisa memastikan.

‘ Tergantung cuaca, juga kalau dibawah banyak event tentu akan mengurangi jumlah pengunjung.’ Kata Solikhin.

Dampak kenaikan tiket masuk juga dirasakan oleh para pelaku usaha di wisata guci, seperti yang di ungkapkan oleh Beni salah seorang pemilik usaha angkutan keliling di obyek wisata guci mengaku liburan natal tahun ini dirasakan sangat sepi pengunjung.

‘ Dulu sehari saya bisa mendapat penghasilan hampir dua juta rupiah dengan mengangkut wisatawan empat sampai lima tarikan tapi hari ini sampai jam 4 sore hanya sekali narik.’ Ungkap Beni.

Kenaikan tiket berpengaruh juga pada tingkat daya beli wisatawan, karena beberapa wahana di wisata guci tiketnya juga mengalami kenaikan.

‘ akhirnya pengunjung tidak berfikir soal belanja oleh-oleh dan sebagainya yang penting datang di guci sudah mandi air hangat ya suda karena mereka sudah dibebani tiket yang mahal jadi bori – boro berfikir beli oleh-oleh.’ papar Beni.

Tambah Beni, kenaikan tiket okelah, tapi yang namanya infrastruktur jalan dan lampu penerangan jalan umum juga harus diperbaiki, jangan tiket dinaikan tapi tidak ada progres apapun.

Kemudian tempat parkir sangat minim, pengunjung bingung ketika mau memarkirkan kendaraanya apa lagi bus bus besar uang dari luar kota.

Bersama tokoh pemuda dan pemerhati lingkungan wisata di wilayah Desa Rembul dan Guci Beni ingin melihat sejauh mana keseriusan pemerintah kabupaten Tegal membenahi wilayah Rembul dan Guci yang selama ini menjadi sumber terbesar pendapatan asli daerah Kabupaten Tegal, tetapi pembangunan untuk kepentingan umum kurang diperhatikan termasuk juga fasilitas umum bagi pengunjung wisata.

Harus ada perluasan biar ada pemerataan keramaian jangan hanya fokus pada satu titik biar pelaku usaha di sekitar obyek wisata ikut menikmati dari keramaian wisata guci. (Biet)

Bagikan ke:

1 thought on “Dampak Kenaikan Harga Tiket Pengunjung Wisata Guci Turun Drastis

  1. Your writing has a way of making even the most complex topics accessible and engaging. I’m constantly impressed by your ability to distill complicated concepts into easy-to-understand language.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *