Tegal-Inspirasiline.com. Jambore Ranting Kecamatan Margadana Kota Tegal resmi dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tegal dr.g Dwi Agus Sulistyantono, Jum at 25 Oktober 2025 di Lapangan Sumurpanggang Kota Tegal.
Dilaporkan oleh Ketua Kwaran Margadana Suharto S.pd.kegiatan jambore tingkat kecamatan Margadana berlangsung dua hari sampai Sabtu 25 Oktober 2025 diikuti 29 SD/MI se Kecamatan Margadana.

Ada tiga jenis kegiatan yang dilombakan diantaranya, seni budaya, Pionering dan pentas seni atau api unggun.
‘ tapi untuk pentas seni tidak dilombakan dilanjutkan kegiatan wide game, ada lima pos, simapur, agama, sandi dan PBB. Seluruh peserta nantinya akan diambil juara 1,2,3 dan harapan 1,2,3. Dijelaskan oleh ka Kwaran jambore ini ada tingkatannya ‘ makanya dalam piagam dintulis lomba tingkatan karena untuk dasar mengikuti jambore ke jenjang lebih tinggi.
‘ piagamnya bisa untuk menjadi syarat mengikuti jambore ketingkat yang lebih tinggi. Peserta jamran ramu peralihan dari siaga ke penggalang untuk pembelajaran sehingga nantinya ketika masuk ke penggalang mereka sudah paham.

‘ kalau siaga kan masih di bimbing oleh pembina tapi kalau penggalang harus mandiri.’ jelas Harto.
Pembukaan jamran dihadiri oleh anggota Forkopincan Margadana para pengurus Kwarcab, Kwaran dan para andalan.
Dan ramil Margadana Kapten Inf.Antonius Joko Santoso sesaat mengikuti upacara ketika diminta pendapat terkait kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan Pramuka bagi generasi muda sangat baik untuk membina karakter generasi muda yang memiliki kemandirian disiplin dan tanggung jawab. ‘ saya senang melihat semangat anak anak kita semoga pengalaman dan pengetahuan yang didapat dalam kegiatan ini menjadi dasar kepemimpinan kelak mereka.’ kaya Joko.
Ketua kwarcab Kota Tegal Agus Dwi sulistyantono dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan jambore merupakan bentuk nyata dari pendidikan nonformal yang diusung gerakan kramuka. Melalui kegiatan jamran ini kita didik anak-anak kita untuk mencintai tanah air dan semangat gotong royong.

Ada tiga hal yang menjadi pegangan hidup bagi Pramuka sejati yang pertama beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, jagalah kejujuran karena kejujuran adalah dasar dari kehormatan dan ketiga adalah semngat untuk berkarya dan berbuat kebaikan dimanapun berada dan kepada siapa saja. ‘
Dengan ketiga dasar tersebut akan menjadi manusia yang kuat dan berguna bagi nusa dan bangsa.
Ketua Kwarcab Agus Dwi Dwi Sulistyantono yang juga menjabat Sekda Kota Tegal menjelaskan makna. Kegiatan jambore adalah tempat untuk belajar tentang kehidupan, tempat untuk menempa diri menjadi insan yang tangguh dan jujur penuh rasa tanggung jawab.
Selanjutnya, era digital yang serba cepat anak sekarang lebih dekat dengan gadget dari pada berinteraksi dengan temannya itu sebabnya dalam kegkatan pramuka anak-anak dihadapkan kehidupan nyata.
‘ kalian jangan pernah takut bermimpi besar, setiap pemimpin besar pernah menjadi anggota Pramuka mereka pernah memasang renda Kehujanan, lelah dan kehausan namun tak pernah menyerah kerena karena setiap tetes keringat adalah perjuangan. Tandas Ka Kwarcab. (Biet)
