DianggapTak Pantas Bermedsos, Tokoh Agama Resmi Laporkan Pemilik Akun Tiktok HS ke Polres Grobogan

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Pemilik akun Tik Tok Heri Swekke (HS) resmi dilaporkan beberapa unsur masyarakat, salah satunya daru tokoh agama setempat ke Polres Grobogan, pada Kamis (02/04/2026). Unggahan pemilik akun tiktok HS tersebut dinilai meresahkan masyarakat, melanggar hak privasi, hingga diduga mengandung unsur ujaran kebencian dan hoaks.

Sutrisno atau yang akrab disapa Abah Tris selaku tokoh agama di Kabupaten Grobogan, memberikan keterangan setelah ikut mendampingi Komunitas Orang Tua Peduli Anak Grobogan meminta dan mendesak Polres Grobogan untuk segera menindaklanjuti laporan resmi terkait pemilik akun HS ( Heri Swekke).

Erlangga Setiawan, S.H., Ketua Forum Wartawan Disabilitas Indonesia dan Ketua FKPRM Jawa Timur.

Karena dari sudut pandang Agama dan Ulama konten yang dibuat HS sangat tidak pantas untuk ditayangkan
secara publik.

“Kami minta Kapolres Grobogan segera menindaklanjuti laporan kami, dan yang bersangkutan segera diamankan.
Kalau memang dia (HS) tidak sehat harus didatangkan dokter ahli psikologi”. ungkapnya didepan wartawan.

Dalam narasi kontennya di medsos tiktok HS sering tidak senonoh sehingga menyinggung pihak lain seperti yang dialami Airlangga Setiawan, S.H., Ketua Forum Wartawan Disabilitas Indonesia dan Ketua FKPRM Jawa Timur. Dengan panggilan hati dia datang ke Kabupaten Grobogan ikut menyoroti dan memberikan pernyataan terkait konten HS yang menyinggung tentang kewartawaan kaum berkebutuhan khusus (Disabilitas).

“Hati saya tergugah karena konten-konten HS sangat merendahkan marwah Jurnalis dengan mengatakan bahwa Jurnalis adalah Wartawan Bodrek dan Media Abal-abal,” ungkap Airlangga.

Airlangga menambahkan dari sisi kemanusiaannya HS banyak mengumbar konten-konten dengan bahasa kotor dan tidak manusiawi, menurutnya sangat merusak moral anak bangsa, dan sangat mencederai Kabupaten Grobogan yang identik dengan kaum Ulama, dia merasa terusik karena adanya teman disabilitas juga tersinggung oleh pemilik akun HS yang cenderung menghina.

“Ketika saya live dengan salah satu media yang berada di Grobogan, langsung menghina saya secara pribadi
lewat typingan. ” ungkap Airlangga dengan nada kesal.

“Ijin Bapak Kapolda Jawa Tengah, khususnya Bapak Kapolres Grobogan, saya berharap saudara Heri Swekke segera diamankan untuk menjaga harkamtibmas di wilayah hukum Polres Grobogan, jika desakan kami tidak diindahkan maka tidak menutup kemungkinan kami dengan ratusan massa dari Jawa Timur akan menggelar aksi besar-besaran di depan Polres Grobogan dan Polda Jawa Tengah”. pungkas nya. (jk)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *