Sragen-Inspirasiline.com. Memperingati Hari Ulang Tahun ke-4, RSUD Sukowati Tangen menghadirkan rangkaian kegiatan bakti sosial sekaligus meluncurkan inovasi pelayanan kesehatan PANDAWA POS (Pantauan Terpadu Warga Pasca Operasi) di Balai Desa Banyurip, Kecamatan Jenar, Sabtu (27/6/2026).
Peluncuran ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, didampingi Direktur RSUD Sukowati Tangen, Wisnu Retnaningsih.
Direktur RSUD Sukowati Tangen, Wisnu Retnaningsih, mengatakan peringatan hari jadi kali ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Empat tahun bukanlah perjalanan yang panjang, namun merupakan waktu yang sangat berharga bagi RSUD Sukowati Tangen untuk terus belajar, bertumbuh, dan berbenah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, serta berorientasi pada keselamatan pasien,” ujarnya.

Menurutnya, Desa Banyurip dipilih sebagai lokasi bakti sosial karena berada di wilayah ujung timur sekaligus ujung utara Kabupaten Sragen, sehingga diharapkan dapat semakin mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Kegiatan bakti sosial meliputi pengobatan gratis yang dilayani dokter spesialis dan dokter umum, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, serta penyaluran 100 paket sembako kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, RSUD Sukowati Tangen juga memperkenalkan inovasi PANDAWA POS (Pantauan Terpadu Warga Pasca Operasi) sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan pascaoperasi.
“Melalui inovasi ini, tenaga kesehatan akan melakukan pemantauan terpadu terhadap pasien pascaoperasi sehingga proses pemulihan dapat dipantau secara berkelanjutan. Pasien dan keluarga juga akan memperoleh pendampingan, edukasi, konsultasi, serta pemantauan kondisi kesehatan setelah kembali ke rumah,” jelas Wisnu.
Ia menambahkan, keberhasilan pelayanan kesehatan tidak dapat dicapai oleh rumah sakit sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
“Semoga di usia yang keempat ini RSUD Sukowati Tangen mampu terus memberikan pelayanan yang semakin profesional, humanis, inovatif, dan semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran RSUD Sukowati Tangen atas dedikasi dan capaian yang telah diraih selama empat tahun terakhir.
“Kita mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran RSUD Sukowati Tangen atas kerja keras dan capaiannya. Semoga ke depan dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Sigit Pamungkas.
Dirinya juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai fasilitas kesehatan yang telah disediakan pemerintah.
“Kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Banyurip, mohon seluruh fasilitas yang dimiliki pemerintah dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Harapan kita tentu dapat meningkatkan derajat kesehatan dan mempercepat kesembuhan masyarakat,” tuturnya.
Menurut Bupati Sigit Pamungkas , pelayanan kesehatan yang berkualitas menjadi fondasi penting bagi produktivitas masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sragen akan terus mendorong RSUD Sukowati Tangen meningkatkan mutu pelayanan.
“Kesehatan merupakan modal utama yang melandasi seluruh aktivitas masyarakat. Karena itu, kami berharap RSUD Sukowati Tangen terus meningkatkan pelayanan agar masyarakat semakin sehat dan produktif,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Kepala Desa Banyurip, Suroto, mengapresiasi dipilihnya desanya sebagai lokasi penyelenggaraan bakti sosial.
“Terima kasih atas penyelenggaraan bakti sosial di Desa Banyurip. Semoga RSUD Sukowati Tangen semakin berjaya, terus berkembang, dan mampu memberikan pelayanan maksimal sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.
Usai peluncuran dan seremoni pembukaan, Bupati Sragen bersama rombongan meninjau langsung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis yang dimanfaatkan antusias oleh masyarakat setempat. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
