TEGAL (inspirasiline.com) Senyum kebahagiaan menyelimuti masyarakat Desa Gembongdadi, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal. Kehadiran Jembatan Gantung “Garuda” yang dibangun oleh TNI melalui Kodim 0712/Tegal menjadi angin segar bagi kelancaran mobilitas dan perekonomian warga setempat.
Peresmian jembatan sepanjang 130 meter dan lebar 1,2 meter ini ditandai dengan seremoni penyaksian live via Zoom peresmian massal 3.365 jembatan di seluruh Nusantara oleh Presiden RI, Kamis (13/8/2026).


Kebahagiaan dan Apresiasi Mendalam untuk TNI
Kepala Desa Gembongdadi, Karyoto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0712/Tegal dan Danramil setempat, serta seluruh pihak yang terlibat.

”Saya atas nama Pemerintah Desa Gembongdadi merasa bersyukur dan mengucapkan terima kasih. Dengan adanya jembatan gantung ini sangat membantu akses penghubung ke desa lain, seperti Desa Karangmulyo. Ini adalah keistimewaan bagi kami,” ujar Karyoto dengan penuh haru.

Sebelumnya, warga harus melintasi jalur alternatif yang cukup jauh atau memanfaatkan akses perlintasan lama bekas milik PG Pangka yang kondisinya sudah rapuh dan membahayakan. Kehadiran jembatan baru ini secara efektif memangkas jarak dan mempermudah aktivitas harian warga.

Sinergi Nyata demi Perekonomian Warga
Komandan Kodim (Dandim) 0712/Tegal, Letkol Inf. Rahmat Ferdiantono menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk karya nyata hasil gotong royong TNI, masyarakat, dan stakeholder terkait. Dibangun dalam waktu sekitar satu bulan jembatan ini dirancang untuk mempermudah aksesibilitas warga dalam bekerja, berbelanja, dan beraktivitas harian.
”Semoga apa yang menjadi karya nyata kita bersama ini bisa bermanfaat buat warga. Ini membantu mempercepat infrastruktur perekonomian masyarakat,” tutur Letkol Inf. Rahmat.
Imbauan Menjaga Bersama untuk Masa Depan
Mengingat pentingnya jembatan gantung ini, pihak Dandim 0712/Tegal maupun Pemerintah Desa Gembongdadi mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama merawat dan menjaga fasilitas publik ini.
Dandim berpesan agar pemanfaatan jembatan tidak hanya dirasakan saat ini saja, melainkan dapat terus dinikmati hingga generasi anak cucu mendatang. Menanggapi hal tersebut, Karyoto memastikan pihak desa akan berkoordinasi dengan lembaga desa untuk menjaga, mengelola dan merawat jembatan yang kini telah resmi diserahkan ke Desa Gembongdadi. (Biet)
