Grobogan, (inspirasiline.com) Sidang paripurna dewan ke 29 digelar DPRD Grobogan di ruang paripurna setempat pada Senin (14/9/2026).
Sidang ke 29 ini dipimpin Wakil Ketua dewan Ir.H.Muhklisin MSi dengan agenda pemandangan umum fraksi fraksi terhadap Raperda tentang APBD Grobogan TA 2027. Dihadiri Wabup Grobogan Sugeng Prasetyo, jajaran Forkompinda, Sekda beserta asisten, staf ahli Bupati, para Kabag, Kepala OPD. Camat dan insan pers.
Sebanyak 7 fraksi yang ada di DPRD Grobogan tersebut menyoroti Raperda itu melalui pemandangan umumnya.
Muklisin menyebut agenda pemandangan umum fraksi itu muncul usai Bupati memberikan penjelasan tentang rancangan perda terkait APBD Grobogan tahun 2027 dalam sidang dewan ke 27 lalu, yang menurut regulasi dewan, penjelasan Bupati harus ditanggapi melalui agenda pemandangan umum.
Adapun pemandangan umum fraksi fraksi tersebut adalah sebagai berikut.
Dari fraksi PDIP melalui jubirnya Rimbawanto SH menjelaskan rencana Pendapatan Daerah Kabupaten Grobogan tahun 2027 sebesar Rp2.764.179.577.000,00 (dua trilyun tujuh ratus enam puluh empat milyar seratus tujuh puluh sembilan juta lima ratus tujuh puluh tujuh ribu rupiah). Tranfer dari Pemerintah pusat mengalami kenaikan sebesar sebesar 3,2 % dari tahun 2026 terdapat kenaikan sebesar Rp86.297.149.000,00 (delapan puluh enam milyar dua ratus sembilan puluh tujuh juta seratus empat puluh sembilan ribu rupiah). Infromasi mengenai besaran pasti alokasi TKD Tahun 2027 belum diterima Kabupaten/Kota. Fraksi PDI Perjuangan berharap pendapatan dari TKD mengalami kenaikan yang signifikan sehingga dapat membiayai belanja yang sudah dianggarkan sebelumnya.
Selanjutnya Fraksi PDI Perjuangan mohon penjelasan kapan informasi TKD dapat diterima ?
Fraksi PDI Perjuangan mohon penjelasan Pendapatan transfer antar daerah sebesar Rp172.823.493.000,00 (seratus tujuh puluh dua milyar delapan ratus dua puluh tiga juta empat ratus sembilan puluh tiga rupiah) peruntukannya untuk apa saja dan OPD penerima mana saja ?
Fraksi PDI Perjuangan mohon penjelasan pendapatan Hibah sebesar Rp23.000.000.000,00 (dua puluh tiga milyar) untuk apa saja dan OPD penerima Hibah?
Fraksi PDI Perjuangan mohon penjelasan Hibah Persampahan LSDP kepada DLH Kabupaten Grobogan diawal tahun 2027 sebesar Rp21,4 Milyar apakah sudah termasuk Hibah sebesar Rp23.000.000.000,00 (dua puluh tiga millyar rupiah) ?
Sedangkan dari Belanja Daerah, FPDIP mempertanyakan dana di Dinas Pendidikan khususnya
Sub Kegiatan Penigkatan Kapasitas Pengelolaan Dana BOS sekolah dasar dianggarkan sebesar Rp100.900.490.000,00 (seratus milyar sembilan ratus juta empat ratus sembilan puluh ribu rupiah) yang dipergunakan untuk belanja barang dan jasa.
Fraksi PDI Perjuangan mohon penjelasan rincian belanja barang dan jasa untuk apa saja ?
Fraksi PDI Perjuangan mohon penjelasan jumlah sekolah dasar yang mandapat BOS ?
Selanjutnya Fraksi PKB melalui jubir Arief Dwi Agustianto memberikan ulasan dan pertanyaan seputar pendapatan dan belanja pada Disdik, Dinkes, DPUPR, Disperakim dan Satpol PP.
Sedangkan Fraksi Gerindra melalui jubir Ahmad Taufikk hanya menanyakan anggaran pendapatan pada DLH darimana dan untuk apa saja serta anggaran belanja pada Disporabudpar untuk apa saja.
Sementara itu Fraksi Hanura dengan jubirnya M.Kaniexna menjelaskan serta menanyakan anggaran pendapatan BPPKAD dan anggaran belanja pada DLH peruntukkannya untuk apa saja.
Fraksi PPP dengan jubir Amin Rois Abdul Goni menanyakan anggaran pendapatan dimana Fraksi PPP berharap pendapatan tersebut dapat terpenuhi nantinya bahkan melebihi target yang ditetapkan.
Fraksi PPP mohon penjelasan rincian pendapatan transfer dari Pemerintah Pusat apa saja ?
Fraksi PPP mohon penjelasan rincian besaran pendapatan antar daerah dari Provinsi Jawa Tengah dan peruntukannya serta OPD penerima ?
Fraksi PPP mohon penjelasan adanya wacana gaji P3K dan Pegawai Paruh waktu tahun 2027 akan ditanggung pemerintah pusat, bagaimana dengan penggajian mereka saat ini?
Adapun Fraksi Karya Demokrat melalui Bukhori sebagai jubirnya nengatakan Fraksi Karya Demokrat berharap rencana pendapatan dimaksud dapat terealisasi sampai dengan akhir tahun 2027.
Fraksi Karya Demokrat mohon penjelasan potensi pendapatan Pajak dan Retribusi dari apa saja dan nilainya atau jumlahnya berapa saja ?
Fraksi Karya Demokrat mohon penjelasan adanya penurunan pajak Daerah Tahun 2027 sebesar (Rp958.692.000,00) (minus sembilan ratus lima puluh delapan juta enam ratus sembilan puluh dua ribu rupiah) dari tahun 2026, apa saja potensi pajak daerah yang menurun?
Fraksi Karya Demokrat mohon penjelasan potensi apa saja dan nilainya atau jumlahnya dari Hasil Pengelolaan Kekayaaan Daerah Yang di Pisahkan ?
Fraksi Karya Demokrat mohon penjelasan potensi nilainya atau jumlahnya dari Lain-Lain PAD yang Sah ?
Sedangkan Fraksi Keadilan Nasional dengan jubirnya Suranto hanya menanyakan anggaran pendapatan, Fraksi Keadilan Nasional berharap kenaikan pendapatan terealisasi sampai akhir tahun 2027.
Fraksi Keadilan Nasional mohon penjelasan sektor apa saja yang mengalami kenaikan pendapatan ?
Fraksi Keadilan Nasional mohon penjelasan rencana pendapatan dari tera timbangan ?
Usai 7 fraksi dewan memberikan pemandangan umumnya, rapat paripurna ke 29 tersebut dengan persetujuan anggota, ditutup secara resmi oleh pimpinan sidang Ir.H. Muklisin MSi selaku Wakil Ketua DPRD Grobogan. (jk)
