TMMD Sengkuyung Tahap IV Dorong Tiga Prioritas Pembangunan Kabupaten Sragen

NEWS

SRAGEN (inspirasiline.com)  Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sragen untuk mempercepat pembangunan melalui tiga prioritas utama, yakni pembangunan infrastruktur, pengentasan kemiskinan, dan beautifikasi wilayah atau glowingisasi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sragen Suroto saat membacakan amanat Bupati Sragen Sigit Pamungkas dalam upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV di Lapangan Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Selasa (13/10/2026). Program ini berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026.

“Melalui TMMD ini, kita fokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan aksesibilitas dan kualitas pelayanan publik. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan masyarakat desa,” ujar Suroto.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi, serta menjamin kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

“Pemerintah Kabupaten Sragen akan terus melakukan perbaikan infrastruktur secara bertahap sesuai kemampuan anggaran. Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Sragen,” lanjutnya.

Pada sasaran fisik, TMMD kali ini meliputi pengecoran jalan sepanjang 430 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 12 sentimeter. Selain itu, program ini mencakup renovasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) serta pembangunan lima unit jamban sehat bagi warga yang belum memiliki akses sanitasi layak.

Sementara itu, sasaran nonfisik diwujudkan melalui berbagai kegiatan penyuluhan dan pembinaan, meliputi empat pilar kebangsaan, posyandu dan kesehatan lingkungan, bahaya narkoba, tertib berlalu lintas, perikanan dan peternakan, pertanian dan perkebunan, serta pembinaan rohani.

Suroto juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan TMMD. Menurutnya, keberhasilan pembangunan membutuhkan partisipasi, gotong royong, dan kolaborasi antara pemerintah, TNI, serta masyarakat.

“Mari bersatu padu, saling membantu, dan berkolaborasi untuk mewujudkan visi bersama, yaitu menjadikan Sragen sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi yang terintegrasi dengan pembangunan kewilayahan dan pasar global,” pungkasnya (Sugimin/17- Release Kodim Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *