Penulis: Supriyani
SUKOHARJO | inspirasiline.com
PENERIMAAN Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 1 Bendosari untuk jalur lingkungan RT/RW tahap pertama sesuai jadwal pada 21-23 Juni dan hasilnya akan diumumkan pada 24-26 Juni sekalian daftar ulang.
Ketua Panitia PPDB SMPN 1 Bendosari Masudi menyampaikan, PPDB SMPN 1 Bendosari ini tebagi dalam 4 jalur, yaitu jalur lingkungan/zonasi, afirmasi, prestasi, dan jalur perpindahan orangtua.

PPDB jalur lingkungan/zonasi diikuti delapan RW yang ada di Desa Mulur dan ditambah satu RW di Desa Toriyo. Sebab, SMPN 1 Bendosari berada di Desa Mulur dan satu RW di Toriyo ini sangat dekat.
“Berapa pun pendaftar di jalur RT/RW ini, semua sudah pasti diterima sesuai dengan aturan. Sedangkan kuota SMPN 1 Bendosari sebanyak 256 siswa, terdiri dari 8 kelas paralel masing-masing 32 siswa,” kata Masudi saat ditemui di kantornya, Senin (21/6/2021).

Untuk mengurangi kerumunan, sebelum siswa mendaftar sudah harus mendapat tiket antrean terlebih dulu. Jadi, mereka datang sesuai jadwal dan di ruang mana.
“Karena situasi masih pandemi, maka protokol kesehatan (prokes) ketat tetap kami terapkan. Persyaratan dan lain-lain bisa dilihat di papan pengumuman. Sebelum masuk area sekolah, di depan pintu gerbang, calon siswa baru sudah dicek suhu tubuhnya, cuci tangan, dan memakai masker itu wajib,” terangnya.
Sedangkan PPDB tahap kedua akan dibuka pada 28-30 Juni, yang diisi jalur afirmasi, prestasi, perpindahan orangtua. Sistemnya masih sama seperti pada tahap pertama yaitu siswa harus mendapatkan nomor antrean dulu, kapan datang ke sekolah untuk mendaftar harus sesuai jadwal dan nomor urut.
“Untuk pendaftaran kami sediakan tujuh ruangan dan dalam satu ruangan melayani 15 calon siswa baru,” jar Masudi.
Kepala Bidang SMP Disdikbud Sukoharjo Warsini mengatakan, calon siswa baru memunyai 4 sekolah pilihan, yaitu pilihan 1-2-3 di sekolah negeri dan satu pilihan lagi bisa di sekolah negeri atau swasta.
“Namun siswa hanya boleh memilih dalam satu jalur saja,” jelas Warsini.
PPDB bisa diakses secara online melalui website http//ppdb-sukoharjo.net atau bisa datang langsung dengan melihat pengumuman di masing-masing satuan pendidikan.
Sementara salah satu sekolah swasta, SMP Muhammadiyah 1 Sukoharjo lebih memilih PPDB secara offline.
“Sebetulnya sekolah kami juga dimasukkan dalam PPDB online. Namun bagi kami kurang begitu menguntungkan, maka lebih baik kami memilih PPDB secara offline saja,” kata Ketua Panitia PPDB SMP Muhammadiyah 1 Suharno, didampingi Wakasek Kurikulum Wardoyo saat ditemui di kantornya, Selasa (22/6/2021) siang.
Hingga hari kedua PPDB, sudah ada 14 pendaftar. Sedangkan kuota SMP Muhammadiyah 1 Sukoharjo sebanyak 192 siswa, tediri dari 6 kelas paralel masing-masing 32 siswa per kelas.
“Setiap siswa yang datang mendaftar sudah langsung kami terima. Bahkan kegiatan belajar-mengajar (KBM) sudah berlangsung, namun masih ada yang mendaftar. Biasanya berasal pindahan dari sekolah lain ya tetap kami terima. Alhamdulillah kelas kami selalu terpenuhi setiap tahun ajaran baru,” jelas Suharno.
Saat ini, SMP Muhammadiyah 1 Sukoharjo juga meluluskan 6 kelas, khusus mapel agama diajarkan 6 jam, terdiri 2 jam pelajaran dan 4 jam tanfiz.
“Makanya, bagi orangtua yang menginginkan putra-putrinya mendapatkan tambahan pendidikan agama, ya mereka menitipkan anaknya di sekolah kami ini. SMP Muhammadiyah 1 Sukoharjo ini masih menjadi salah satu SMP swasta pilihan masyarakat,” ungkap Suharno.***
