Di Kabupaten Sragen, Satu Hari Ditemukan Tiga Mayat

NEWS

Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com

SUPANGAT (65), seorang tukang becak warga Karangdowo, Sragen Tengah, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen yang biasa mangkal di kawasan Pasar Kota Sragen ditemukan meninggal dunia, Jumat (20/8/2021), sekitar pukul 13.00.

Supangat adalah mayat ketiga yang ditemukan di wilayah Kabupaten Sragen dalam waktu sehari ini.

Mayat pertama ditemukan sekira pukul 09.00, di rumah kontrakan Dukuh Kauman, RT 03/RW 01, Desa Kauman, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen.

Mayat yang sudah mengeluarkan bau busuk itu diketahui kali pertama oleh warga Danusuman, RT 04/RW 04, Kecamatan Serengan, Kotamadya Surakarta bernama Kristian Widasto (44), karyawan perusahaan peternakan di Gemolong.

Mayat kedua ditemukan sekitar pukul 11.00, mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo, adalah petani warga Dukuh Metep, RT 10, Desa Tonggak, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen bernama Tugimin (68).

Informasi yang dihimpun inspirasiline.com, jasad Supangat ditemukan tergeletak di lantai plester semen dekat fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) sekitar pukul 13.00. Lokasinya berada di utara rel kereta api (KA) tak jauh dari terowongan atau underpass.

Jasad Supangat kali pertama diketahui oleh pedagang setempat. Temuan jasad Supangat itu menggegerkan para pedagang dan pengunjung pasar. Mereka berkerumun di lokasi untuk menyaksikan jasad tersebut.

Mendapati laporan tukang becak meninggal, jajaran Polsek Kota Sragen menuju lokasi bersama petugas medis dari Puskesmas setempat. Sejumlah relawan juga datang ke lokasi untuk membantu proses evakuasi korban.

”Korban merupakan pengayuh becak yang biasa mangkal di Shopping Center (kompleks Pasar Kota Sragen),” ujar salah satu pedagang Pasar Kota Sragen yang tidak mau disebut identitasnya kepada inspirasiline.com, Jumat (20/8/2021).

Kapolsek Kota Sragen AKP Mashadi mengatakan, korban dikenal kerap sakit di usianya yang semakin tua. Para pedagang sempat tidak berani mendekati jasad itu, khawatir membawa virus Covid-19. Namun berdasar hasil swab antigen, korban dinyatakan negatif Corona.

“Dia meninggal karena sakit. Informasi yang kami terima, dia suka minuman keras,” ungkap Kapolsek AKP Mashadi.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *