Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com
DI tengah pemerintah gencar melakukan percepatan vaksinasi, utamanya bagi pelajar jelang pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM), SMK Negeri 1 Plupuh, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah justru melarang wartawan meliput dan memublikasikan gelaran vaksinasi di sekolah ini. Ada apa?
“Pak Kepala (Kepala SMKN Plupuh 1) tidak mengizinkan. Tulis saja nama saya ini, tidak apa-apa,” ujar Sigit Purwoko, petugas keamanan SMKN 1 Plupuh kepada inspirasiline.com di halaman depan sekolah setempat sambil menunjuk nama yang tertempel di bajunya, Selasa (28/9/2021).
Sebelumnya, Kepala Puskesmas Plupuh 1 dr Abdul Azis menginformasikan, Puskesmas Plupuh 1 menggelar vaksinasi di SMKN Plupuh 1, dengan sasaran 500 siswa-siswi, hari ini, Selasa (28/9/2021) dan Rabu (29/9/2021) besok menyasar 550 peserta didik.

Menerima informasi itu, inspirasiline.com langsung meluncur ke lokasi. Namun setiba di lokasi tidak diperbolehkan masuk untuk meliput dan mengambil gambar situasi gelaran vaksinasi dan siswa-siswi yang divaksin.
Salah satu warga seputar sekolah setempat mengatakan, mungkin di dalam banyak kerumunan, makanya tidak boleh diliput wartawan.
Seorang petugas thermogun atau tes suhu badan yang tidak menyebutkan namanya, setelah mengetes suhu inspirasiline.com, buru-buru meminta maaf.
“Maaf, Pak, wartawan tidak boleh meliput. Saya tidak mengerti hal itu. Tugas saya hanya mengetes suhu siapa pun yang masuk,” ujarnya singkat.***
