Puskesmas Plupuh 1 akan dibangun dengan anggaran Rp5 Miliar

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen terus berupaya melakukan perbaikan Puskesmas  Tahun lalu, Dua  Puskesmas dibangun ulang, yakni Puskesmas  Kedawung I dan Puskesmas  Karangmalang. Tahun ini  Puskesmas Plupuh 1 yang akan dibangun ulang.

Puskesmas Plupuh 1 yang berdiri saat ini dianggap tidak lagi representatif, meski pun lokasinya berada di pinggir jalan raya yakni di Jalan  Sambirejo, Desa Sambirejo, Kecamatan  Plupuh. Nanti, Puskesmas Plupuh 1 akan direlokasi sejauh sekitar 2 Kilo Meter ke arah timur.

Gedung Puskesmas Plupuh 1 saat ini menempati tanah Kas Desa Sambirejo

Pemkab melalui Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen tahun ini mengalokasikan anggaran Rp5 Miliar untuk membangun gedung Puskesmas Plupuh 1 yang baru

“Nanti untuk Gedung Puskesmas lama dihibahkan ke Desa. DKK sudah menyiapkan lahan 1.900 meter persegi pada 2021 lalu. Tahun ini puskesmas itu dibangun dengan alokasi anggaran Rp5 miliar. Dana tersebut sudah termasuk penataan lingkungan dan pengurukan lahan,” Ungkap Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, didamping Kepala DKK Hargiyanto seusai meresmikan Puskesmas Karangmalang Jumat (14/1/2022) kemarin

“Tentu bangunannya tidak sebesar Puskesmas Karangmalang, yang menjadi percontohan standar Kementerian Kesehatan. Bangunannya cukup menggunakan prototipe bangunan seperti Puskesmas Sidoharjo, Sragen,” Ungkap Yuni, sapaan akrab Bupati Sragen, saat ditemui awak media di Puskesmas Karangmalang

Yuni mengatakan bila bangunan Puskesmas Plupuh 1 disamakan dengan Puskesmas Karangmalang maka anggarannya terlalu besar.

Orang nomor 1 di Bumi Sukowati ini menyampaikan Puskesmas Karangmalang itu untuk gedungnya saja sudah menghabiskan dana hampir Rp5 Miliar. Sementara di Puskesmas Plupuh 1 nanti dana Rp5 Miliar itu sudah termasuk penataan lingkungan.

Menurutnya, yang penting itu tingkat pelayanan kepada masyarakat. Jika fasilitas diperbaiki tapi pelayanannya kurang, percuma. Puskesmas dengan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sudah bisa mandiri dan memberi kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan BLUD maka manajemen puskesmas lebih leluasa karena bisa mengatur rumah tangga sendiri.

“PAD dari 25 puskesmas itu sudah bagus. Sebelum pandemi Covid-19 bisa mencapai Rp55 miliar per tahun dan di masa pandemi hanya turun sedikit menjadi Rp47 miliar per tahun,” ujarnya.

Yuni  mengharap dengan fasilitas kesehatan yang baik maka pelayanan ikut membaik.

“Paradigma bidan galak, dokter tidak ayu itu tidak ada lagi karena pelayanan masyarakat nomor satu. Kalau ada pelayanan kurang baik silakan dilaporkan. Di setiap puskesmas ada humas yang bertugas melayani aduan yang muncul,” Ungkapnya menambahkan

 Terpisah Kepala Puskesmas plupuh 1 dr Abdul Azis saat dihubungi Inspirasiline.com Sabtu (15/1/2022) membenarkan, kalau Pemkab Sragen melalu DKK akan membangun Puskesmas Plupuh 1 dengan anggaran Rp5M

” Puskesmas akan di pindah di Dukuh Ngablak, Desa Dari dengan luas lagan yang disiapkan 2.300 meter, kalau Ibu Bupati menyebut luas lahan 1.900 meter itu betul sebelum ada tambahan. Tabah itu sudah ditambah 400 meter jadi sekarang seperti saya katakan tadi 2.300 meter. Ya, sekitar 2 Kilo Meter kearah timur dari sini ( Puskesmas Plupuh 1 yang sekarang-red)”. Ungkap dr Abdul Azis menjelaskan

” Akan dibangun tahun ini, tepatnya bulan apa, saya belum tahu, tanah sudah dibeli Pemkab tahun 2021 lalu ” Ungkap dr Abdul Azis menjawab pertanyaan Inspirasiline.com tentang kepastian mulai dibangunnya Puskesmas yang baru. ( Sugimin/17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *