Pemkab Sragen revisi perencanaan pembangunan Kantor Pemerintahan terpadu. 

NEWS

SRAGEN – Pemerintah  Kabupaten ( Pemkab ) Sragen melakukan revisi perencanaan bangunan kantor Pemerintahan terpadu. Salah satu pertimbangan bangunan yang ramah lingkungan dan hemat energi.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan, untuk pengadaan lahan tahun 2022 ini selesai.  Pembangunannya secara bertahap akan di mulai tahun 2023 mendatang.

”Tahun ini kami selesaikan pembebasan lahan dan persiapan untuk master plan bangunan,” Ungkap Yuni sapaan akrab Bupati Sragen saat dihubungi Inspirasiline.com Selasa (18/1/2022) pagi

Orang nomor 1 di Jajaran Pemkab Sragen ini  menuturkan ada perubahan Masterplan dan Detail Engineering Design (DED) Gedung dan penataan lahan. Rencana awal bangunan yang akan dibuat belum memenuhi unsur eco green. Sehingga akan dibuat eco green atau lebih ramah lingkungan.

”Dibuat lebih hemat penggunaan listrik, minimalkan penggunaan AC. Kalau tenaga surya diusahakan. Kemarin sedang di-review DED-nya,” Ungkap Yuni menjelaskan

Putri Sulung Mantan Bupati Sragen Untung Wiyono ini memperjelas, awalnya disiapkan 12 organisasi perangkat daerah (OPD) yang masuk ke kantor  terpadu. Namun berkembang menjadi 16 OPD. Namun tidak semua Dinas dimasukkan ke Kantor Pemerintahan terpadu. Seperti Dinas Pekerjaan Umum (DPU) yang membutuhkan lahan luas untuk alat berat. Demikian juga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk lahan uji KIR Kendaraan.

Perhitungan awal membutuhkan Rp 89 miliar untuk satu gedung dan penataan lingkungan. Selain itu gedung yang disiapkan setinggi enam lantai. Namun bisa jadi lebih besar biaya yang dikeluarkan.

”Sehingga pembangunan bertahap, dibangun dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kita sendiri,” Tutur Yuni menambahkan ( Sugimin/17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *