Warga Antusias Beli Sembako Murah di Empat Kecamatan

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Warga di empat (4) Kecamatan yakni: Kecamatan Tangen (Desa Jekawal dan Desa Galeh), Kecamatan Jenar (Desa Banyurip dan Desa Jenar), Kecamatan Sambungmacan (Desa Banaran dan Desa Sambungmacan) serta Kecamatan Ngrampal Desa Bandung dan Desa Gabus) antusias membeli sembako murah di masing-masing Balai Desa.

Di hari ketiga, Rabu (7/12/2022) dalam kegiatan Roadshow Pasar Murah, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang hadir didampingi Asisten Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sragen melakukan aktivasi Pasar Murah di Desa Jekawal Kecamatan Tangen.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat memberikan pengarahan ( Foto Diskominfo Sragen)

Pasar Murah digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen dengan tujuan  mengantisipasi laju inflasi akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan membagi sembako murah yang dilakukan dengan cara menebus sembako dengan membayarkan uang senilai Rp 10 ribu.

Sebanyak 1278 paket sembako murah dibagikan di 4 lokasi yang berbeda dengan rincian : Kecamatan Tangen 282, paket Kecamatan Jenar 365, paket Kecamatan Sambungmacan 335 dan Kecamatan Ngrampal 296 paket

Sasaran pasar murah ditujukan bagi warga Desa miskin yang telah masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) non subsidi atau belum pernah mendapat Bantuan Sosial (Bansos) dari Pemerintah.

Warga  yang masuk DTKS itu berasal dari Desa tersebut mendapatkan Voucher/kupon yang selanjutnya digunakan untuk menebus sembako.

“Hari ini warga dikumpulkan karena Pemerintah memiliki program Pasar Murah. Pasar Murah adalah kegiatan jual beli barang kebutuhan pokok yang dijual dan dibeli dengan harga murah. Barang yang dibeli, harganya sangat murah yaitu Rp 10 ribu.”Ungkap Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Dijelaskannya kebutuhan pokok atau satu paket sembako isinya terdiri dari Beras Premium 5 kg, Minyak Goreng 2 liter, Gula Pasir 1 Kg, 4 Bungkus Mie Instan. Jika ditotal sembako tersebut senilai Rp 150 ribu.

Setelah meninjau Pasar Murah di Desa Sambungmacan, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati melakukan pemulihan program Padat Karya Infrastruktur di Desa Gringging Kecamatan Sambungmacan dan Desa Karangudi Kecamatan Ngrampal.

Program Padat Karya ini merupakan program yang dilakukan dalam rangka mengantisipasi dampak Inflasi Daerah yang dilaksanakan di lima (5) lokasi kecamatan yaitu Kecamatan Kalijambe, Kecamatan Miri, Kecamatan Plupuh, Kecamatan Sambungmacan dan Kecamatan Ngrampal.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sragen, Muh Yulianto mengatakan, Program Padat Karya bersumber dari Anggaran Pebdapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 yang setiap Daerahnya mendapatkan bantuan sebesar Rp 95 juta. Program tersebut dikerjakan selama 15 hari serta mempekerjakan 40 orang dari Desa setempat di setiap lokasinya.

“Hari ini Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati monitoring bantuan Padat Karya dengan jenis kegiatannya Pembangunan Talud di Desa Ngringging dengan volume pekerjaan 310×0,30×0,65 m dan Pembangunan Rabat Beton (Cor Jalan) di Desa Karangudi volume 180×2,5×0,12 meter. Harapannya dengan Pembangunan Infrastruktur tersebut dapat meningkatkan perekonomian bagi masyarakat sekitar.” Ungkapnya. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *