Sukoharjo-Inspirasiline.com. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sukoharjo gelar kitanan masal gratis di Gedung Menara Wijaya Sukoharjo, Sabtu (5/7/2025) yang diikuti oleh 180 anak. Masing-masing peserta khitan juga mendapatkan baju koko, sarung, alat tulis serta uang saku Rp200.000.
Dalam kesempatan itu, Baznas Sukoharjo menyerahkan bantuan donasi untuk warga Palestina di Jalur Gaza kepada Baznas Jawa Tengah. Donasi tersebut berasal dari masyarakat Sukoharjo senilai Rp292 juta. “Kami berharap bantuan donasi ini mampu meringankan warga Palestina di Jalur Gaza yang membutuhkan air bersih, makanan, obat-obatan, dan selimut,” ujar Sardiyono.

Kegiatan khitanan massal itu dihadiri unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Sukoharjo, Ketua Baznas Jawa Tengah, Ahmad Darodji, Ketua Baznas Kabupaten Sukoharjo, Sardiyono, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo. Turut hadir ratusan peserta dan pendamping khitanan massal.
Ketua Baznas Kabupaten Sukoharjo Sardiyono mengatakan kegiatan khitanan massal merupakan salah satu program kerja Baznas Sukoharjo, yakni Sukoharjo Sehat. Kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap tahun. “Tahun ini, jumlah peserta khitanan massal sebanyak 180 anak. Masing-masing peserta khitanan mendapatkan baju koko, sarung, alat tulis serta uang saku Rp200.000. Kegiatan khitanan massal dilaksanakan saat masa libur sekolah,” katanya.


Dana kegiatan khitanan massal berasal dari zakat yang dikelola Baznas Sukoharjo. Sementara para petugas medis berasal dari puskesmas, RSUD Ir Soekarno Sukoharjo dan beberapa rumah sakit swasta di Kabupaten Jamu.
Sementara itu, Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan Pemkab Sukoharjo senantiasa bersinergi dengan Baznas Sukoharjo untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Ada lima program kerja Baznas Sukoharjo, yakni Sukoharjo Pintar, Sukoharjo Cerdas, Sukoharjo Sehat, Sukoharjo Peduli, dan Sukoharjo Taqwa.
Bupati mengucapkan terima kasih kepada Baznas Sukoharjo dan tim medis yang telah melaksanakan kegiatan khitanan massal. “Hampir setiap bulan, kami bersama Baznas Sukoharjo selalu memberikan bantunan dengan target sasaran masyarakat kurang mampu,” terang bupati Etik. (prie)
