Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com
KASUS Covid-19 di Kabupaten Sragen terus mengalami lonjakan. Hanya dalam sehari ini, Jumat (25/12/2020) bersamaan dengan Hari Raya Natal, ada tambahan 14 kasus positif Covid-19.
Tambahan 14 kasus itu melambungkan kasus Covid-19 Kabupaten Sragen mencapai 2.765 kasus positif. Selain itu, ada satu warga dilaporkan meninggal dunia positif Covid-19, hari ini.
Fakta itu terungkap dari data yang dilansir oleh situs resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Sragen, Jumat (25/12/2020) petang.
Berdasarkan data yang dirilis hingga petang ini, ada tambahan 14 warga terpapar positif Covid-19. Mereka tersebar di beberapa kecamatan.
Klaster keluarga dan kontak erat pasien positif sebelumnya, masih mendominasi tambahan kasus tersebut.
Hasil Swab Test
Sekretaris GTPP Covid-19 Kabupaten Sragen Tatag Prabawanto mengungkapkan, tambahan 14 kasus positif itu diketahui setelah hasil swab test keluar hari ini.
“Hari ini ada penambahan 14 kasus positif. Hasil swab keluar hari ini. Mayoritas masih hasil tracing dan kontak erat. Kemudian satu warga meninggal terkonfirmasi,” paparnya kepada inspirasiline.com.
Tatag menjelaskan, dari 14 warga positif hari ini, sebagian berkondisi tanpa gejala. Namun ada pula yang simptomatis dan dirawat di rumah sakit.
Saat ini, tim Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen masih melakukan tracing dan pelacakan, termasuk mendata orang yang kontak erat untuk dilakukan swab test.
Dengan tambahan 14 kasus itu, maka sampai hari ini total kasus positif sudah mencapai 2.765 kasus. Rinciannya 394 masih dirawat, 2.272 pasien sembuh, dan 99 meninggal dunia.
Kemudian untuk suspek Covid-19, tercatat sebanyak 405 orang dengan rincian 21 pasien dirawat, 321 sembuh, dan 63 meninggal dunia. Lantas ada 5 warga isolasi mandiri dan 1.256 kontak erat.
Sementara, hingga hari ini jumlah total warga yang meninggal per hari ini mencapai 165 orang.
Dari 165 orang meninggal itu, rinciannya 63 suspek, 99 positif, 1 ODP asal Jati, Sumberlawang, 1 PP balita asal Kedawung, dan satu pasien positif sembuh lalu meninggal asal Sribit, Sidoharjo.
Tatag yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen itu sangat berharap warga makin waspada dan menaati protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.***
