KENDAL (Inspirasiline.com) – Forum Wartawan Kendal (Forwaken) bersama Kapolres Kendal, Komandan Kodim Kendal, dan Forkopimda menggelar aksi empati dengan menyalakan lilin dan doa bersama untuk lima Jurnalis yang hilang pada saat liputan erupsi anak gunung krakatau, Kamis (17/9/2026) di halaman Mapolres Kendal.
Doa bersama ini bentuk empati solidaritas terhadap hilangnya kawan-kawan jurnalis yang sedang melakukan liputan saat terjadinya erupsi anak gunung Krakatau yang terjadi pada 10 September 2026 kemarin.
“Semoga dengan doa bersama ini ke lima Jurnalis bisa segera ditemukan dan keluarga diberikan kesabaran, ” kata Slamet Priyatin koordinator aksi empati Forwaken.
Slamet juga menyampaikan, bahwa tugas seorang Jurnalis itu menyampaikan hal yang sebenarnya kepada masyarakat. Tugas Jurnalis sama seperti Nabi tugasnya hanya menyampaikan.
“Senjata Jurnalis itu adalah kamera mereka lebih melindungi kamera ketimbang nyawanya, jadi kawan-kawan itu mengambil foto atau video bener-bener pada sumbernya untuk disampaikan kepada masyarakat, ” tuturnya.
Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy ikut merasakan duka yang mendalam apa yang sudah dialami para Jurnalis yang saat melakukan tugas Peliputan saat terjadinya erupsi anak gunung Krakatau.
“Tugas Jurnalis sangat mulia mereka memberikan informasi yang sebenarnya kepada masyarakat, semoga jurnalis yang hilang segera diketemukan, harapannya mukjizat dari Allah ke lima jurnalis ditemukan dalam keadaan selamat,” ungkap Kapolres Kendal.
Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq menyampaikan, tugas jurnalis ini sangat mulia, namun apa yang sudah terjadi ini semua kehendak Allah yang harus diterima bersama.
“Melalui doa bersama ini semoga diberikan kemudahan dalam pencarian ke lima jurnalis dan keluarga yang menunggu di rumah diberikan kesabaran, harapan kami ke lima jurnalis ini bisa ditemukan dalam keadaan selamat, ” harapnya.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari melalui Sekda Kendal Agus Dwi Lestari mengatakan, Pemerintah Daerah ikut merasakan duka yang mendalam atas hilangnya ke lima jurnalis yang dalam menjalankan liputan erupsi anak gunung Krakatau.
“Semoga segera ada kabar baik untuk ke lima jurnalis tersebut dan keluarga diberikan kesabaran, ” tuturnya.
Ketua PWI Kendal Sapawi, mengucapkan terima kasih setinggi tingginya kepada bapak – ibu yang telah meluangkan waktu dan tempat untuk bertemu dan mendoakan kepada Jurnalis yang hilang saat tugas peliputan di anak gunung Krakatau.
Di tengah situasi yang penuh risiko, mereka tetap menjalankan tanggung jawabnya untuk mencari, merekam, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Dedikasi tersebut menjadi pengingat bahwa kerja jurnalistik bukan sekadar profesi, tetapi juga bentuk pengabdian kepada publik.
“Apa pun hasil dari proses tersebut, keberanian dan dedikasinya dalam menjalankan tugas akan selalu menjadi bagian penting dari kisah perjuangan insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik, ” ujarnya. (Eko)
