Penulis: Yokanan
BLORA | inspirasiline.com
SAAT ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora telah mengajukan permintaan 600 ribu vaksin Covid-19 ke pemerintah pusat. Namun masih menunggu kedatangan vaksin tersebut.
“Sudah kita ajukan. Kalau dari jumlah sasaran umur 18-59 tahun itu sekitar 600 ribuan lebih sedikit,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora Henny Indriyanti, Senin (4/1/2021).
Dari jumlah itu, sebanyak 3.500 vaksi akan digunakan untuk tenaga kesehatan (nakes). Sisanya akan digunakan untuk TNI-Polri dan masyarakat umum.
“Itu kan nanti pemberiannya bertahap. Tahap pertama nanti nakes dulu. Tapi kapan dimulai, kita masih nunggu. Vaksin kan juga belum dikirim,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Henny mengatakan, kalau dari jumlah sasaran usia 18-59 itu sekitar 600 ribuan lebih sedikit. Tapi pemberiannya bertahap.
Henny menjelaskan, jika saat ini kasus persebaran Covid-19 masih terus terjadi. Berdasar data monitoring Corona, jumlah kasus Covid-19 mencapai 3.064 kasus atau terjadi penambahan sebanyak 17 kasus.
“Masih terjadi penularan. Tapi alhamdulillah tidak terlalu signifikan. Intinya sambil menunggu vaksin, tetap jalankan protokol kesehatan (prokes) dengan menerapkan 3M,” ujarnya.***
