Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com
SUMBER api kasus kebakaran hebat yang melanda dua kios elektronik di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Selasa (12/1/2021) malam terungkap. Api kali pertama muncul dari lapak tambal ban yang ada di sebelah Toko Gemolong Elektronik.
Toko elektronik dan lapak tambal ban itu pun akhirnya ludes dilalap si jago merah.
Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra mengatakan, dari keterangan saksi-saksi, api kali pertama muncul dari lapak tambal ban milik Supardi (60), warga Ngeseng, RT 04, Desa Gemolong, Kecamatan Gemolong yang ada di sebelah toko elektronik milik Eko Heriyanto (38).
Dari lapak tambal ban, kobaran api kemudian merembet ke toko elektronik.
“Saksi dan warga sempat berusaha memadamkan api menggunakan air di dalam ember tempat cuci piring, namun tidak berhasil. Api semakin membesar dan membakar Toko Gemolong Elektonik, yang berada di sebelah lapak tambal ban. Kemudian banyak warga yang datang serta mobil pemadam kebakaran dari Gemolong dan Sragen. Api baru bisa dipadamkan pukul 22.25,” terang Kapolsek Gemolong AKP Ketut Putra, Rabu (13/1/2021).

Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30. Dua kios yang terbakar berada di Kampung Kauman, RT 03/01, Kelurahan Gemolong, Kecamatan Gemolong, tepatnya di timur Polsek Gemolong.
Data yang dihimpun inspirasiline.com, Rabu (13/1/2021), lapak tambal ban yang terbakar milik Supardi (55), warga Desa Kauman, RT 03/01, Kelurahan Gemolong, Kecamatan Gemolong dan toko elektronik milik Eko Haryanto (38) yang ada di sebelahnya.
Kebakaran bermula ketika roko dan lapak itu sudah ditutup. Tak lama berselang, sekitar pukul 21.30, warga dikejutkan dengan kemunculan kobaran api. Kondisi barang di kios yang sebagian mudah terbakar, membuat kobaran api kian membesar.
Warga dan pemilik kios langsung berhamburan melakukan upaya pemadaman. Namun karena api makin membesar, upaya warga pun gagal memadamkan si jago merah.
Tak lama berselang, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Api baru bisa dijinakkan satu jam kemudian, sekitar pukul 22.25.
Wakil Ketua PMI Sragen Soewarno menyampaikan, seusai menerima laporan, tim langsung melakukan koordinasi dengan jejaring Puskesmas Gemolong untuk asesmen serta backup medis dalam upaya pemadaman.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun kerugian ada dua kios yang terbakar, ditaksir mencapai ratusan juta rupiah,” ujar Soewarno.***
