160 Warga Plupuh Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Dua Puskesmas

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

SEBANYAK 160 warga, terdiri atas 102 petugas pelayan publik dan 58 warga lanjut usia (lansia) di Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, hari ini, Rabu (10/3/2021) mengikuti vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Plupuh 1 dan Puskesmas Plupuh 2.

Sejumlah 90 orang, terdiri atas 72 petugas pelayan publik divaksin Covid-19 dosis kedua dan 18 warga lansia divasin dosis pertama di Puskesmas Plupuh 1.

Sedangkan di Puskesmas Plupuh 2 memvaksin Covid-19 dosis kedua kepada 30  petugas pelayan publik dan vaksin dosis pertama kepada 40 warga lansia.

CAMAT Plupuh Sumarno.

Kepala Puskesmas Plupuh 2 dr Paryanti mengatakan, vaksinasi untuk lansia kemarin dikurangi, karena vaksinnya terbatas, sehingga diutamakan warga lansia di desa yang banyak kasus Covidnya.

Desa yang banyak kasus Covidnya, kata dr Paryanti, yakni Gedongan 10 kasus, Manyarejo 7 kasus, Sidokerto 5 kasus, dan Desa Plupuh 5 kasus.

Untuk wilayah kerja Puskesmas Plupuh 1 hanya terdapat 2 kasus Covid-19.

Alhamdulillah, sudah sembuh semua,” ujar dr Paryanti singkat, tanpa menyebut jenis keterpaparannya.

Sementara Camat Plupuh Sumarno mengatakan, selama dua hari ini, Selasa-Rabu (9-10/3/2021), sudah 280 warga, terdiri atas 150 pekerja publik divaksin dosis kedua dan 130 warga lansia divaksin Covid-19 dosis pertama.

Alhamdulillah pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Plupuh 1 dan Puskesmas Plupuh 2 dua hari ini lancar sesuai dengan yang direncanakan dan tidak ada keluhan dari warga yang divaksin,” ujar Sumarno.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen dr Hargiyanto yang dihubungi inspirasiline.com melalui ponselnya mengatakan, progres vaksinasi untuk petugas pelayan publik sampai Selasa (9/3/2021) kemari, baru 10,3% dari total sasaran 55.217 orang dan vaksinasi untuk warga lansia baru 0,4% dari total sasaran 89.580 orang.

“Dengan sedikitnya warga lansia yang divaksin, maka dilakukan terobosan untuk pemberitahuan berantai lewat media sosial (medsos). Ternyata sejak Jumat (5/3/2021) sampai kemarin sudah ada 1.600 warga lansia yang terdaftar. Dalam waktu tiga hari ini banyak yang mendaftar. Angka tersebut terus bertambah setiap harinya. Hari ini, Rabu (10/3/2021) saya belum cek data tambahannya,” tutur Hargiyanto.

Selama vaksinasi warga lansia sejak Jumat-Rabu (5-10/3/2021), menurut Hargiyanto, belum menemui kendala yang signifikan.

“Karena sasarannya warga lansia, maka penanganannya harus lebih hati-hati,” ungkapnya.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *