Penulis: Budhy HP | Editor: Dwi NR
TEMANGGUNG | inspirasiline.com
“Dengan belajar, membaca dan menghapal Alquran, maka anak-anak diharapkan dapat menjadi anak cerdas secara intelektual dan memiliki akhlak mulia serta mampu mengembangkan keterampilannya,” tandas Saltiyono.

YAYASAN Pembinaan Anak Yatim (Yabinaya) Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung memberikan bantuan Alquran kepada 118 anak yatim yang terdata pada 26 SD di wilayah Parakan.
Penyerahan bantuan diawali dengan peluncuran Program ”Membumikan Alquran di Saat Pandemi Covid-19” di Aula SD Negeri 6 Parakan Kauman, dilanjutkan dengan pemantauan dan pembinaan untuk membaca dan menghapal Alquran selama Bulan Ramadan 1442 Hijriyah.
Penggagas Program Membumikan Alquran yang juga Pengawas Pendidikan Dasar Wilayah Parakan Sugito mengatakan, kegiatan ini merupakan gerakan peduli anak yatim oleh para guru agama SD di wilayah Parakan, sebagai embrio terbentuknya Yabinaya.

“Gerakan peduli anak yatim tidak memiliki kepentingan tertentu. Gerakan ini datang dari kesadaran pribadi masing-masing individu untuk memberi perhatian kepada anak yatim. Tujuannya adalah membentuk jiwa dan karakter anak yang percaya diri, memiliki keterampilan membaca dan menghapal Alquran,” jelas Sugito.
Program peduli anak yatim merupakan bentuk kegiatan sedekah yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan anak yatim, baik segi mental dan keagamaan, maupun dalam hal pemenuhan kebutuhan yang menjadi hak anak.
Pada awalnya, para guru agama SD di Kecamatan Parakan melakukan gerakan peduli anak yatim. Kegiatan itu kemudian melahirkan Yabinaya Kecamatan Parakan.
Keberadaan Yabinaya kemudian merebak ke Kecamatan Kledung dan Kecamatan Bansari, untuk turut memupuk pendanaan guna memberikan bantuan kepada anak yatim.
Program Membumikan Alquran diluncurkan di SD Negeri 6 Parakan, Kauman, dihadiri Camat Parakan Saltiyono Atmaji, Koordinator Wilayah Parakan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Ustaz Taman Pendidikan Alquran (TPQ) Ngadirejo, para Pengawas Pendidikan SD, guru agama dan kepala SD se-Kecamatan Parakan, serta perwakilan Kecamatan Kledung dan Bansari.
Camat Parakan Saltiyono Atmaji memberikan apresiasi penuh kepada para penggagas maupun tim Yabinaya. Dia berharap, kegiatan Yabinaya terus dikembangkan, sehingga dapat membantu mencukupi sebagian hak anak yatim.
“Dengan belajar, membaca dan menghapal Alquran, maka anak-anak diharapkan dapat menjadi anak cerdas secara intelektual dan memiliki akhlak mulia serta mampu mengembangkan keterampilannya,” tandas Saltiyono.
Sementara Ustaz Suwondo, yang hadir untuk memberikan tausiyah menyampaikan bahwa pada usia anak lebih mudah untuk menanamkan cinta Alqquran secara dini.
Ustaz Suwondo berharap, selama Bulan Puasa, anak-anak terus berlatih membaca dan menghapal Alquran.
“Membumikan Alquran mengandung makna bahwa Alquran menjadi dasar kehidupan di muka bumi, bukan hanya manusia, tapi seluruh makhluk di bumi,” terangnya.
Membumikan Alquran di masa pandemi Covid-19 harus dibarengi dengan upaya dan doa serta berikhtiar, agar pandemi segera berakhir. Ikhtiar tersebut selain menjalankan protokol kesehatan, juga dengan terus membaca dan menghapal Alquran.***

http://azithromycinca.com/# doxycycline cost uk
doxycycline 100mg cost in india
amoxicillin without a doctors prescription: cheapest amoxicillin – amoxicillin price without insurance
amoxicillin 500mg for sale uk