Polres Grobogan Hadirkan Gerai Swab PCR Mobile, 3-4 Jam Keluar Hasil

INOVASI

Penulis: Joko Widodo | Editor: Dwi NR
GROBOGAN | inspirasiline.com

GROBOGAN kini hadirkan alat pendeteksi sampel swab, dan hanya butuh waktu 3-4 jam ke depan hasilnya sudah bisa diketahui.

Dalam masa PPKM Darurat ini, Polres Grobogan mendatangkan sebuah unit mobil kontainer yang dijadikan Gerai Swab PCR Mobile yang ditempatkan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan. Alat tersebut bisa mendeteksi virus Corona dalam jangka waktu 3-4 jam, tidak seperti alat swab PCR umumnya, yang memakan waktu berhari-hari.

Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo melalui Kasi Penanggulangan Penyakit Menular Gunawan Cahyo Utomo menjelaskan, kontainer yang ditempatkan di halaman Dinkes tersebut mendukung upaya percepatan testing Covid-19 di Kabupaten Grobogan. Sebab, hasilnya bisa ditunggu dalam hitungan jam.

BUPATI Grobogan berbincang dengan Kapolres AKBP Benny Setyawadi saat meninjau Gerai Swab PCR Mobile di halaman Dinas Kesehatan Grobogan.

“Alat ini mendukung sekali dalan rangka testing Covid-19, karena dalam hitungan jam saja sudah bisa diketahui hasilnya,” katanya, Sabtu (17/7/2021).

Gunawan menambahkan, selama ini pengujian sampel Covid-19 selalu dikirim di laboratorium kesehatan daerah di Semarang dan sering mengalami antrean yang cukup lama. Jika kasus sedang tinggi, bisa 4-5 hari baru jadi hasilnya,” beber Gunawan kepada inspirasiline.com.Dengan adanya kontainer swab PCR ini diharapkan upaya pengujian menjadi lebih cepat dan upaya 3T: tracing, testing, dan treatment menjadi lebih optimal.

Alat ini memunyai kemampuan membaca sampel swab sebanyak 46 sampel sekali running. Pada hari pertama alat ini tiba, Jumat (16/7/21) sudah berhasil memeriksa sebanyak 112 sampel.

Menurut Gunawan, alat ini akan berada di Grobogan hingga akhir Juli 2021.

Disinggung tentang beaya pemeriksaan sampel swab dengan menggunakan alat tersebut, disebutkan besarnya Rp 650 ribu per sampel.

“Kalau saat ini yang mbayari Pemkab, toh. Kemungkinan setelah Juli ini, selebihnya masyarakat bisa mandiri,” terangnya.

baca juga:  Beladiri-Bulutangkis, Prestasi Unggulan SMP Negeri 1 Godong

Gunawan menerangkan, Gerai Swab PCR Mobile tersebut akan berada di Grobogan selama PPKM Darurat, dengan kuota 464 sampel.

“Rumah sakit juga bisa mengirim ke sini. Namun, jika sampel lebih dari itu, kami tetap akan mengirim ke laboratorium Semarang,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Gerai Swab PCR Mobile ini bisa menjadi harapan bagi Pemkab.

”Selama ini, jika masyarakat ingin hasil cepat, harus swab PCR mandiri ke RS yang ada di Semarang. Kalau dengan ini, diperkirakan 3 jam sudah bisa diketahui hasilnya. Jika hasilnya positif, maka tracing akan dilakukan lebih cepat. Penanganan juga bisa lebih cepat,” tandasnya.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *