Penulis: Yukanan
BLORA | inspirasiline.com
PELAKSANAAN tugas yang tegas dan humanis dalam rangka mengawal suksesnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 tampaknya betul-betul dilaksanakan oleh TNI-Polri di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Bahkan pimpinan tertinggi dua pilar negara tersebut rajin turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi serta memberi perhatian kepada pedagang kaki lima yang terdampak pembatasan mobilitas selama PPKM Darurat.
Terkini, Jumat (23/7/2021) malam, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama dan Dandim 0721/Blora Letkol Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro, bersama Danyonif 410/Alugoro Letkol Inf Suhendro Alim Prayogo memimpin patroli petugas gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Subdenpom, dan BPBD Blora.

Tak hanya patroli, dalam kegiatan tersebut Kapolres, Dandim dan Danyon menyempatkan diri untuk berbincang mendengarkan curahan hati dari pedagang yang disambangi. Beberapa pedagang menyampaikan bahwa omzet penjualannya menurun saat diberlakukan PPKM Darurat.
“Sambil menyambangi PKL, kami sosialisasikan apa itu PPKM Level 4 serta kami sampaikan ajakan kepada mereka, jika ada keluarganya yang belum vaksin agar ikut melakukan vaksinasi,” kata Kapolres Blora.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres, Dandim, dan Danyon menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako dari pemerintah. Mereka juga memborong dagangan dari PKL yang mereka sambangi.

“Kami ingin memberikan semangat dan motivasi untuk masyarakat, terutama pada level bawah. Bahwa kegiatan PPKM ini adalah untuk kesehatan bersama,” ucap Dandim 0721/Blora.
Kelewat serunya obrolan dengan pedagang, bahkan ada yang bercerita lepas dan malah memanggil Dandim dengan sebutan “Mas”, yaitu Suyati, penjual daun jati asal Desa Jepangrejo.
“Penjualannya agak sepi, Mas, tidak seperti biasanya. Katanya ada PPKM, ya gimana lagi, kami harus taat imbauan pemerintah,” ucap Suyati.
Kapolres, Dandim, dan Danyon pun ikut terhanyut dalam obrolan ringan dengan Suyati, bahkan ikut duduk lesehan di lantai bawah sambil bersenda gurau. Hingga akhirnya Suyati diberikan bantuan paket sembako dan mendapat tali asih dari mereka.
“Alhamdulillah, Pak, saya senang sekali. Dapat sembako dan dikasih uang sama Pak Polisi dan Pak Tentara,” ucapan lugu Suyati.***
