Tokoh Agama Sragen Minta Aparat Tindak Tegas Judi Togel-Capjikie

NEWS

Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com

PERJUDIAN togel dan capjikie yang makin marak di wilayah Bumi Sukowati menuai reaksi keras dari kalangan tokoh agama.

Mantan Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) Front Pembela Islam (FPI) Sragen Ustaz Mala Kunaefi mengecam keras masih maraknya peredaran judi togel dan capjikie di wilayah Kabupaten Sragen.

Ustaz Mala Kunaefi mendesak aparat bertindak tegas memberantas perjudian yang dinilai bukan makin mereda, namun justru semakin menjadi.

“Dari laporan yang kami terima, kami prihatin perjudian semakin marak. Di kampung-kampung, perjudian togel dan capjikie makin marak dan vulgar dijual di warung-warung. Kasus pengepul (judi) yang meninggal positif Corona di Tanon itu, salah satu bukti bahwa judi masih marak di masa pandemi,” ungkapnya kepada wartawan, seusai menyampaikan orasi di halaman Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Sragen, Jumat (3/9/2021).

Ustaz Mala Kunaefi juga menyesalkan kinerja aparat penegak hukum yang terkesan kurang serius dalam menindak perjudian.

Hal itu dibuktikan dengan operasional judi togel dan capjikie yang seolah sudah terang-terangan dan tidak lagi digelar di lokasi tersembunyi.

Selain pelanggaran hukum, aktivitas penjualan judi togel dan capjikie di masa pandemi juga dinilai rentan memicu kerumunan dan penyebaran Covid-19.

Untuk itu, Ustaz Mala Kunaefi mendesak aparat lebih tegas menindak semua penjual, pengepul, dan tambang yang masih beroperasi di lapangan.

Ustaz Kunaefi meminta aparat berani memberantas bandar besar atau siapa pun yang membekingi perjudian, karena itu semua jelas melanggar hukum.

“Kami minta aparat tegas memberantas semua pelakunya. Mulai dari penjual, pengepul, bahkan sampai bandar besarnya. Atau oknum-oknum di belakangnya. Karena perjudian itu melanggar hukum dan harus diberantas,” tegasnya.

baca juga:  Temui Bupati, Dirut PD Dharma Jaya Jakarta Tinjau Potensi Sapi Blora

Terkait maraknya perjudian, pihaknya mengaku sudah berulangkali melawan dan menyuarakan aspirasi kepada pemerintah dan penegak hukum. Namun belum ada tindakan yang nyata.

“Tapi kami tidak putus asa, kami akan tetap lawan sampai Allah memberi pertolongan dan tentu semuanya atas kehendak-Nya,” tegasnya.

Selain judi, Mala Kunaefi juga menyoroti masih maraknya peredaran minuman keras (miras).

Walaupun sudah ada Peraturan Daerah (Perda) Larangan Miras, Ustaz Mala Kunaefi berpendapat, miras harus diberantas karena juga dilarang agama.

Dikatakan, pernyataan itu dilontarkan menyusul hasil pantauan dan laporan masyarakat yang diterimanya terkait masih maraknya perjudian di wilayah Kabupaten Sragen.

Termasuk salah satunya di Tanon, di mana salah satu tambang atau pengepul capjikie di Desa Gawan, tewas mendadak di lokasi lapaknya saat melayani pembelian kupon togel, Rabu (1/9/2021) malam lalu.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *