Dam Colo Ditutup, Ratusan Warga Berebut Mencari Ikan

INSPIRASIANA

Penulis: Supriyani
SUKOHARJO | inspirasiline.com

MULAI Senin (11/10/2021), saluran air Dam Colo timur, di Desa Pengkol, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo resmi ditutup hingga 30 hari ke depan. Akibatnya, ratusan warga tumpah ruah terjun menyerbu saluran air itu untuk menangkap ikan.

KAPOLRES Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan membagikan masker kepada warga yang berbondong mendatangi Dam Colo yang ditutup.

Mereka membawa peralatan tradisional seperti jala, jaring lingkar, jaring pukat, hingga bumbung. Karena air surut, sehingga membuat warga masyarakat mudah menangkap ikan.

Dari pantauan terlihat ratusan warga mendatangi Dam Colo mulai subuh. Ada yang sekadar ingin menonton, ada pula yang memang bertujuan ingin mencari ikan.

Mereka rela datang subuh agar bisa mendapatkan ikan lebih banyak. Sebab, tepat pukul 06.00, pintu saluran air Dam Colo ditutup.

Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan, Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan meninjau langsung lokasi Dam Colo, untuk mengecek penutupan pintu air karena adanya pemeliharaan rutin tiap tahun.

Ketika air mulai surut, masyarakat langsung menyerbu, terjun untuk mencari ikan.

Dengan memberikan imbauan sekaligus membagikan masker, Kapolres AKBP Wahyu Nugroho Setyawan meminta masyarakat untuk tidak bereforia tanpa menghiraukan protokol kesehatan (prokes).

“Meskipun angka Covid-19 sudah mulai menurun dan Kabupaten Sukoharjo sudah berada di Level 2, kami harap masyarakat jangan abai dan jangan lengah. Virus masih ada di sekitar kita. Tetap jaga kesehatan. Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan dan menjaga prokes, memakai masker itu harga mati,” tandas Kapolres.

Sementara Kepala Divisi Jasa Tirta Setyantoro menyampaikan bahwa penutupan saluran air Dam Colo ini selalu dilakukan rutin tiap tahun. Selama penutupan, petugas melakukan perawatan  saluran air irigasi Bengawan Solo ini.

Penutupan dilakukan selama sebulan, sampai 9 November mendatang.

“Kegiatan ini kami lakukan tiap tahun demi untuk perawatan saluran irigasi,“ ujar Setyantoro.

baca juga:  Miniatur Kincir Air, Suvenir Apik Obyek Wisata Plumpung

Agung, warga Selogiri mengaku datang ke Dam Colo sejak subuh, ingin mencari ikan, karena ada penutupan saluran air.

Senada, Joko, warga Nguter mengaku bahwa saat penutupan saluran air tahun lalu, dia juga mendatangi Dam Colo untuk mencari ikan. Ada bermacam jenis ikan seperti bader, nila, gabus, lele, dan lain-lain.

“Tahun kemarin kami sempat mendapat puluhan kilo. Ada yang kami jual, ada yang kami masak sendiri, ada juga yang kami berikan ke tetangga,” ungkapnya.

Penutupan Dam Colo setahun sekali memberikan berkah pada masyarakat, berlomba-lomba mencari ikan dengan bebas untuk memperolah ikan sebanyak-banyaknya. Yang penting tetap jaga keselamatan dan kesehatan.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *