Rembang-Inspirasiline.com. Seorang narapidana kasus Narkoba di Rutan Rembang, meninggal dunia. Yang bersangkutan merupakan Napi pindahan dari Lembaga Pemasyarakatan lain.
Napi yang meninggal dunia adalah Seno Nur Andika (28), warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Seno ditangkap aparat Polres Metro Jakarta Pusat, November 2018 lalu. Ia dijatuhi hukuman 5 tahun penjara. Semula menjalani hukuman di Rutan Salemba, kemudian dipindahkan ke Lapas Cipinang bulan Oktober 2019.
Lantaran Lapas Cipinang over kapasitas, Seno dipindahkan lagi ke Lapas Purwodadi, bulan Desember 2019. Sejak tanggal 1 November 2021, Seno dipindahkan ke Rutan Rembang, hingga menghembuskan nafas terakhir 22 Januari 2022.
Ia diketahui meninggal dunia, saat petugas jaga Rutan rutin mengecek kondisi tahanan dan Napi pada pagi hari. Pihak Rutan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.
Berdasarkan pers release, dokter Puskesmas Rembang I, Intan Puspitasari menyatakan saat melakukan pemeriksaan korban, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.
“Yang saya lakukan pemeriksaan luarnya saja. Rambutnya saya sibak tidak ada tanda kekerasan, bagian dada juga saya tekan, tapi tekan pelan ya, untuk memastikan tidak adanya patah pada tulang dada, juga tidak ada tanda patah maupun memar, “ ungkap dr Intan.
Kanit Reskrim Polsek Rembang Kota, Aipda Suyanto turut menguatkan informasi tidak adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Orang tua Seno yang datang ke Rembang, juga sudah melihat langsung.
Saat berada di RSUD dr R Soetrasno, orang tua korban tidak menghendaki autopsi.
“Dari keluarga memutuskan untuk tidak dilakukan autopsi, pada intinya jenazah segera dibawa pulang untuk proses pemakaman, “ tandas Aipda Suyanto.
Kepala Rutan Rembang, Supriyanto mengatakan usai pemeriksaan, jenazah selanjutnya dipulasara secara Islam dan dibawa ke rumah duka di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
“Pukul 08.30 Wib diberangkatkan ke Jakarta menggunakan kendaraan ambulance RSUD dr Soetrasno. Pada tanggal 23 Januari 2022 pukul 17.00 Wib, jenazah korban sudah sampai di rumah duka, “ terang Supriyanto.
Hingga saat ini belum bisa disimpulkan penyebab kematian korban, termasuk kemungkinan ada riwayat gangguan kesehatan. Namun menurut Supriyanto, saat pertama kali datang sejak pemindahan dari Lapas Purwodadi, kondisi yang bersangkutan sehat. (Yon Daryono).
