Sragen-inspirasiline.com. Setelah berhenti beberapa bulan Proyek Pembangunan Jembatan Ganefo Tangen,Kabupaten Sragen bulan ini dilanjutkan kembali dengan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah (Prov Jateng) Tahun 2022 sebesar Rp 18.595.111.
.000,- dikerjakan PT Setya Cinta Perkasa Semarang mulai 9 Juni – 25 Desember 2022 mendatang, warga diminta ikut mengawal dan mengawasinya, karena Proyek Pembangunan Jembatan Ganefo Tangen ini sebenarnya sudah masuk tahap ketiga, namun pengerjaan tahap kedua ada permasalahan pihak pemenang lelang meninggalkan proyek, ditengah jalan sehingga proyek dianggap mangkrak, sekarang ini telah ada pengerjaan proyek jembatan Ganefo, melanjutkan progres tahap 2 membuat tiang jembatan di tengah bengawan solo, namun terkendala arus sungai bengawan solo cukup deras, sebenarnya pridiksinya bulan Juli 2022 sudah memasuki musim kemarau ,namun hingga sekarang curah hujan sangat tinggi.

Kepala Bina Marga dan Cipta karya DPU PR Provinsi Jawa Tengah ( Prov Jateng) Dr. Ir. AR. Hanung, ST melalui WhatsApp (WA) kepada wartawan Selasa (5/7/2022) membenarka, ada tim dari Prov Jateng dilokasi Jembatan Ganefo Tangen, Kabupaten Sragen.
“Mudah mudahan tahun ini pembangunan Jembatan Ganefo selesai” Ungkapnya.
Menurutnya,Tahun 2021sudah ada Pengerjaan Proyek Jembatan Ganefo Tangen tahap 2, namun pihak pemeriang lelang proyek Pembangunan Jembatan Ganefo tidak sanggup meneruskannya.
“Sebenarnya pada tahun 2020 dianggarkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Rp 20 miliar, namun terkena Refocusing anggaran untuk penanganan pandemi covid-19, akhirnya direalisasikan 3 milyar dengan progres pembangunan jembatan Ganefo 20 persen, hanya membangun pondasi utama sebelah Utara dan selatan Bengawan solo saja”Ungkap AR Hanung menjelaskan
Terpisah Anggota komisi A DPRD provinsi Jawa Tengah fraksi PDIP Wibowo Untung Sukowati menjelaskan, Proyek Jembatan Ganefo penghubung antara wilayah Kecamatan Ngrampal dengan Kecamatan Tangen ini dianggarkan Rp 33 miliar APBD Prov Jateng dengan 3 tahap pembangunanya.
“Tahap pertama dianggarkan Rp 20 miliar namun ada pengurangan anggaran terkena Refocusing dampak pandemi covid-19, Anggaran menyusut hanya terealisasi Rp 3 miliar, progres capaian pembangunan 20%, pembangunan Jembatan Ganefo tahap kedua dianggarkan Rp15 Miliar, dikerjakan pemenang lelang mulai bulan Juli 2021, dalam dua bulan, Agustus-september 2021 pihak pemborong,hanya menguruk dibawah jembatan Ganefo yang lama, tidak dilanjutkan lagi pemborong bangunan tersebut,tidak dilanjutkan bahkan target progres 60 persen, tahap kedua gagal dan pemenang lelang di blacklist, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) akan melelang kembali pada tahun ini ” Ungkap Wibowo Untung Sukowati nenjelaskan.
Melihat proyek Jembatan Ganefo Tangen Sragen mulai dikerjakan ,warga masyarakat Tangen merasa senang karena sudah 2 tahun proyek jembatan ini mandek ditinggal pemborongnya.
“Saya berharap pembangunan jembatan ini dibangun dengan sungguh sungguh sampai jadi , kami warga masyarakat berharap anggaran yang begitu besar terwujud dan jembatan Ganefo Tangen jadi dengan sempurna, kami warga masyarakat Tangen ikut mengawal dan mengawasi proyek jembatan Ganefo Tangen ini “Ungkap Suparman saat ditemui wartawan di lokasi proyek jembatan Ganefo Tangen (5/7/2022).
Warga Ngrampal, Kabupaten Sragen Sutanto merasa senang melihat proyek jembatan dimulai lagi , semoga jembatan yang baru segera terwujud, untuk mengganti jembatan Ganefo yang sudah tua usianya,jembatan Ganefo yang lama biar menjadi tetap berdiri kokoh untuk kenangan bahwa jaman dulu sudah arsitektur yang hebat pada masanya
“Setahu saya jembatan Ganefo Tangen itu berdiri tahun 1963-an, hingga sekarang masih kokoh, bila jembatan yang baru sudah jadi jembatan Ganefo yang lama dijadikan sebagai cagar budaya saja” Ungkap Sutanto. (Sugimin/17)
