Sragen-Inspirasiline.com. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen semakin Inovatif. Menjelang Akhir Tahun 2022, menambah 30 Inovasi Layanan Publik yang berasal dari peserta Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) angkatan IV tahun 2022.
Launching dilakukan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Sragen, Joko Suratno.
Kegiatan berlangsung Senin (21/11/2022) di Aula Sukowati Setda Sragen tersebut merupakan kerjasama antara BPSDM Provinsi Jawa Tengah dengan BKPSDM Kabupaten Sragen, dilaksanakan sejak 10 Agustus dan berakhir 7 Desember 2022 mendatang.
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni sukowati dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sragen, Joko Suratno mengapresiasi adanya diklat PKP karena mampu melahirkan sebanyak 30 Inovasi Layanan Publik.
“Semoga Inovasi ini bisa diwujudkan dalam bentuk program dan bisa didorong untuk mengikuti Ajang Lomba Inovasi yang tiap tahun digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)” Ungkap Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berharap Abdi Sipil Negara (ASN) Sragen mampu menjawab segala tantangan di Era Globalisasi dan digitalisasi saat ini. Cara yang paling ampuh melahirkan Inovasi seperti yang dilakukan para peserta diklat PKP angkatan IV Tahun 2022 ini.
“Apalagi ditengah keberagaman kebutuhan masyarakat yang mengharuskan ASN memiliiki kemampuan dalam memberikan pelayanan yang lebih cepat dan maksimal,” Ungkapnya.
Pada beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi meluncurkan Core Value Berakhlak dengan Employer Branding “Bangga Melayani Bangsa” berorientasi pada Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
“Kita sebagai Abdi ASN harus to serve the country. Kalian harus bangga. Melayani Bangsa itu adalah komponen yang sangat luar biasa. Kalian diberikan kesempatan menjadi ASN ditengah jutaan orang yang ingin menjadi ASN” Ungkap Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati lebih lanjut.
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berharap selesai diklat PKP nanti para peserta Nemiliki Kemampuan Leadership yang lebih baik. Menurutnya Regenerasi itu mutlak adanya. Setiap orang mempunyai jiwa leadership. Semua orang mempunyai kesempatan yang sama menjadi seorang leader.
Yuni sapaan akrabnya lebih memilih sosok Pemimpin yang melayani. Karena saat ini sulit bagi seorang Pemimpin yang mampu melayani orang yang ada dibawahnya. Pemimpin juga harus memiliki Integritas. Tanpa Integritas semua tidak akan bisa memberikan Pengabdian yang terbaik dan akan memandang sebelah mata kepada orang lain.
“Saya titip Sragen. Pesan saya, pegang amanah yang saya berikan. Jaga Integritas. Jaga Kabupaten Sragen yang kita cintai ini. Terimakasih dan selamat menjadi Pemimpin yang luar biasa. Saya yakin kalian mampu.” Ungkapnya berpesan
Kepala Bappeda Litbang Sragen Aris Tri Hartanto, mengungkapkan 30 Inovasi yang sudah di-Launching bisa diterapkan. Minimal di Internal Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan Pelayanan Publik. Inovasi para Pejabat Fungsional itu terbagi dalam dua kategori, yakni digital dan nondigital.
“Subtansinya inovasi itu untuk mengatasi kendala yang dihadapi OPD dalam meningkatkan Pelayanan Publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inovasi itu sebuah lompatan yang bisa memotivasi ASN lainnya. Semua inovasi itu nanti dimasukkan dalam Si Risma milik Bappeda Litbang untuk dipelihara dengan baik dan dalam implementasinya dilakukan pendampingan,” Ungkapnya
Aris Tri Hartanto berharap Inovasi ini bisa implementatif dan bisa dikembangkan. Untuk jangka pendek. Inovasi itu bisa dilaksanakan minimal di Internal OPD. Target jangka panjangnya adalah bisa direplikasi OPD lain.
Aris Tri Hartanto mengatakan, Inovasi itu juga bisa diintegrasikan dengan Inovasi yang sudah ada.
“Bila inovasi itu bersinggungan dengan Inovasi lain maka bisa dikolaborasikan untuk penyempurnaan,” Ungkapnya.
Kabid Litbang Bappeda Litbang Sragen, Agus Suwondo, menyampaikan Inovasi yang tercatat di Si Risma sebanyak 278 inovasi yang terhitung dari 2019 sampai awal 2022.
Agus Suwondo mengungkapkan, Inovasi dari PKP dan Inovasi dari Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) belum dimasukkan dalam Si Risma. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
