Teater JAB UAD Sukses Gelar Studi Pentas Melalui Persembahan Drama Terdampar Karya Slawomir Mrozek

NEWS

Yogyakarta-Inspirasiline.com. Teater Jaringan Anak Bahasa (JAB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta telah menggelar Studi Pentas (Stupen) pada 03 Desember 2022 yang lalu. Bertempat di Gedung Kesenian Pringgolayan, Kotagede, Yogyakarta, jumlah partisipan yang hadir kurang lebih 300 penonton bahkan sampai berdesakan.

Digelarnya Stupen ini merupakan upaya mengenalkan serta memberi bekal kepada calon anggota baru teater JAB terkait bagaimana proses produksi pementasan dari awal sampai dengan akhir serta dalam rangka mengembangkan dan melestarikan kesenian di Indonesia. Tidak hanya itu, stupen ini menjadi bentuk respon sosial terhadap problematika yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Wawancara bersama sutradara

Mengusung tema Adigang, Adigung, Gaguna, pementasan kali ini mengangkat naskah Terdampar karya Slawomir Mrozek. Mengisahkan tentang upaya mempertahankan eksistensi diri dalam ruang perangkap yang menjerat para tokoh. Bagaimana mereka dengan sikap egosentrismenya melakukan segala macam cara untuk tetap bertahan hidup. Saling beradu kekuatan dan kekuasaan namun nahas tidak menghasilkan sesuatu yang bermakna. Justru sia-sia.

Disutradarai oleh Amin Arif Al Khakim, aktor terlihat sangat mumpuni di atas panggung. Aktor berhasil menyampaikan pesan melalui pertunjukan yang ditampilkannya, terbukti dengan penghayatan oleh para penonton serta antusiasme penikmat teater melalui forum sarasehan setelah acara selesai yaitu dengan apresiasi serta bervariasinya tanggapan dari masing-masing penikmat teater dan juga seni yang mereka adalah bagian dari alumni JAB maupun dari teater lain JAB.

Foto bersama tim produksi serta artistik

Mukhamad Rizal Syah Putra selaku Ketua Teater JAB menyampaikan bahwasanya Stupen ini merupakan proses awal Calon Anggota Baru (CAB), proses memahami bagaimana membuat pementasan drama dari nol, adapun hal-hal yang terjadi dalam proses, baik kendala maupun lain sebagainya dapat dijadikan pembelajaran untuk ke-depannya agar lebih baik.

“Jangan mudah berpuas diri, ini baru gerbang pertama yang kalian buka. Masih ada beberapa gerbang dan ruang yang perlu kalian jelajah bersama-sama! Selamat berproses di proses selanjutnya!” sambungnya menyampaikan pesan kepada CAB. ( Mawar Ledya Serli )

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *