64 KPM PKH Mandiri Sejahtera Kabupaten Sragen di Wisuda Graduasi

NEWS

Sragen-inspirasiline.com. Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mewisuda 64 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara mandiri berasal dari 11 Kecamatan di Kabupaten Sragen. Selain wisudawan, ke-64 KPM menerima bantuan Program Stimulan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dari CSR PT. BPRS Sukowati Sragen.

Wisuda Graduasi digelar di Aula Sukowati Setda Sragen pada Kamis (8/12/2022)

Kemudian Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati  menyerahkan secara simbolis Piagam Graduasi kepada enam (6) KPM PKH didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kabag Perekonomian selaku Komisaris PT. BPRS Sukowati, Direktur PT. BPRS Sukowati Sragen, dan Baznas Sragen.

Pada kesempatan itu, disertai Testimoni oleh Siti Komsatun asal Desa Sidodadi Kecamatan Masaran. Siti Komsatun adalah lulusan KPM PKH yang telah sukses membuka 3 Cabang Usaha Mie Ayam Bakso dengan omset Rp 3.500.000/bulan, nominal yang sama saat menerima bantuan dari CSR PT. BPRS Sukowati di tahun 2020.

Siti Komsatun membagikan pengalamannya dari saat menerima bantuan CSR hingga lulus dari PKH dan bisa sukses menjadi seorang Pengusaha Mie Ayam sehingga usahanya berkembang.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sragen Finuril Hidayati mengatakan, Kabupaten Sragen tahun 2022 pada trisemester IV jumlah KPM PKH berjumlah 37. 577 KPM. Dari setiap tahapan semester menggelontorkan Anggaran sebesar Rp 27 milar yang diterima KPM berdasarkan komponennya.

 “Terima kasih kepada PT. BPRS Sukowati, sejak tahun 2020, DInas Sosial telah melakukan kerjasama dengan PT. BPRS Sukowati dengan awal penerima bantuan 58 orang KPM PKH yang diberikan sebesar Rp 100. Kemudian di tahun 2021 32 orang KPM PKH dengan bantuan Rp 88.750.000 dan di tahun 2022 64 orang KPM PKH dengan bantuan Rp 149.200.000.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyatakan, apresiasinya kepada 64 warga Sragen sebagai penerima manfaat dari PKH yang telah resmi diwisuda secara mandiri.

“Semoga tahun depan sudah ada lagi yang memberikan testimoni. Alhamdulillah ibu Siti Komsatun dan PKH yang diwisuda telah memberikan contoh yang luar biasa. Semoga ini menjadi kebaikan virus yang menular bagi warga Kabupaten Sragen.” Ungkapnya.

Yuni sapaan akrab Bupati Sragen itu menambahkan dengan Program ini angka kemiskinan di Kabupaten Sragen akan menurun. BPS telah merilis jumlah data kemiskinan Kabupaten Sragen telah turun dari 13,83% menjadi 12,96%. Walapun hanya turun satu digit hal tersebut merupakan himbauan yang luar biasa dan merupakan penurunan tertinggi se-Jawa Tengah.

Yuni  memberikan apresiasi kepada PT. BPRS Sukowati memberikan bantuan yang menyasar dapat dirasakan oleh masyarakat. Harapannya menjadi sebuah Program rutin dan semakin bertambah bantuan yang diberikan pada tahun yang akan datang. Seperti bantuan modal usaha kepada yang membutuhkan.

Sementara Direktur PT. BPRS Sukowati Fahrudin Nur mengatakan, sangat bangga atas diwisudanya 64 KPM PKH, sehingga harapannya kedepan suksesor KPM PKH akan bermunculan.

Filosofi penambahan modal bagi KPM PKH ini adalah mengungkit dan menambah omset bagi pelaku usaha sehingga akhirnya mereka percaya diri untuk graduasi tidak lagi menerima bantuan. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *