Polres Grobogan Berhasil Amankan 3 Dari 6 Pelaku Pemerkosaan Gadis Di Grobogan

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Polres Grobogsn saat ini berhasil.mengamankan 3 pemuda bejat dari 6 pemuda pelaku pemerkosaan terhadap seorang gadis asal Klambu Grobogan.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Kaisar Aria Pradisa kepada Inspirasiline.com , Senin (1/5/23).

Kaisar menjelaskan ketiga pemuda bejat tersebut ditangkap seorang demi seorang di wilayah Kecamatan Grobogan  Penangkapan ketiganya memakan waktu cukup lama, setelah petugas melakukan penyelidikan akhirnya baru bisa menangkap dan mengamankan ketiga pemuda tersebut “Mereka kami amankan di Polres Grobogan dan tampaknya masuk anak-anak punk” ucap Kaisar

Sebagaimana diberitakan di media online ini, peristiwa pemerkosaan terhadap gadis dibawah umur itu terjadi di wilayah Kecamatan Grobogan pada 2 Nopember 2022 lalu

Korban adalah siswa pada sebuah SMP di Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan  dimana dalam peristiwa tersebut yang bersangkutan “digilir” 6 pemuda asal Kelurahan Grobogan Kecamatan Grobogan Kabupaten Grobogan.

Sebelumnya S (32), ibu korban yang beralamat di Batang Desa Taruman Klambu menceriterakan hal ihwal kejadian yang telah menimpa anak sulungnya itu kepada Inspirasiline.com. Korban juga sempat dirawat beberapa hari di Puskesmas Klambu.

Diceritakan ibu korban, saat itu  anaknya tak pulang ke rumah usai sekolah dan ditunggu ternyata tak kunjung datang. Oleh Kadus Batang Wibowo disarankan untuk menunggu 2 kali 24 jam, bila anaknya dalam waktu 2 kali 24 jam tidak pulang ke rumah berarti dirinya harus lapor ke Polisi sebagai anak hilang. Namun belum genap 2 kali 24 jam, korban pulang ke rumah. Di rumah korban bercerita kejadian yang menimpanya.

Betapa kaget bercampur sedih,  mendengar ceritera anaknya itu bahwa dia baru saja disetubuhi 6 orang pemuda di area Pucang Kelurahan Grobogan. Korban menuturkan, sebelum terjadi peristiwa tersebut, terlebih dulu korban diminumi minuman keras oleh salah satu pelaku.

Sementara itu Kadus Batang Desa Taruman Klambu juga mengaku kesal terhadap Suparti, ibu korban, sebab kejadian seperti itu tidak segera dilaporkan ke Polisi atau Kades setempat. Sehingga atas desakan dan sarannya itu, pada Rabu 7 Desember 2022, ibu korban Si dengan didampingi Kadus Batang Wibowo melaporkan kejadian yang menimpa korban itu ke Polsek Grobogan.

Namun sebelum petugas Polsek Grobogan melakukan pemeriksaan kepada korban, pelapor dan saksi, korban tersebut keburu sakit dan harus menjalani perawatan di Puskesmas Klambu, karena terkena typhus.

Kata Wibowo, pemeriksaan oleh Polsek Grobogan akan dilakukan segera setelah kesehatan korban pulih kembali. Kepala Desa Taruman Kecamatan Klambu, Kasir, ketika dihubungi Inspirasiline.com mengaku kesal karena dirinya selaku sesepuh desa juga baru mendengar kalau ada warganya mengalami kasus perkosaan.

“Saya selaku Kepala Desa ya tahunya baru saja kok, tak ada laporan ke saya, padahal kejadiannya sudah sebulan yang lalu” ungkapnya.

Kapolsek Grobogan Iptu Chandra Bayu, SH yang dihubungi per telpon membenarkan peristiwa tersebut “Ya betul, kami telah menerima aduan kejadian itu oleh ibu korban kemaren, kasusnya baru kami dalami, sehingga para pelaku belum bisa kami beberkan” kata Kapolsek yang baru seminggu menjabat itu.

Menurut Kapolsek, pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan unit PPA Satreskrim Polres Grobogan. (jkwi)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *