Grobogan-Inspirasiline.com. Di tengah tantangan fiskal daerah dan tuntutan transparansi publik, kehadiran media digital lokal ini langsung mendapat perhatian serius tokoh publik dan masyarakat Grobogan. Saat ini muncul media baru di Grobogan namanya Baja Hitam TV Chanel.
Sejumlah tokoh publik menyampaikan respons positif dan optimisme, menilai Baja Hitam TV Chanel, berpotensi memperkuat kualitas ruang publik sekaligus menjadi mitra strategis pembangunan.
Awak Media Senior di Grobogan seperti Puji Daryana, Joko Widodo, Imam Suranto dan Awang Purbanjani memberikan komentar dan tanggapannya
Penggagas itu adalah Bagas Mahendra seorang penyiar radio Pop FM Purwodadi. Ia menegaskan, Baja Hitam TV Chanel harus menjadi media yang akurat, edukatif, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Grobogan.
Kehadiran Baja Hitam TV Channel di Grobogan menurut Pewarta Media ini, tidak hanya dibaca sebagai kelahiran kanal media digital baru, tetapi sebagai penanda fase baru keterbukaan informasi di daerah.
“Saya mengucapkan selamat atas launchingnya Baja Hitam TV Channel Grobogan, yang di ikrarkan di Wisata Alam Tangkuban Perahu Bandung Jawa Barat, saat Awak media Grobogan mengadakan Kunjungan kerja di Kantor Media Antara Biro Jawa Barat, 23-25 April 2026.
“Semoga kehadiran Baja Hitam TV Channel, membawa manfaat untuk Grobogan, khususnya dalam memberitakan pembangunan, potensi daerah, dan hal-hal yang mendorong Grobogan semakin maju,” tegas Imam Suranto media Serasi Jateng TV Channel pada saat kru Baja Hitam TV Chanel membentangkan spanduk di depan kantor Media Antara Bandung sebagai pertanda telah dilaunchingnya Channel TV Grobogan, Jumat (23/4/ 2026).
Pernyataan dan dorongan Para Awak media Senior tersebut mempertegas bahwa media digital tidak berdiri di luar proses pembangunan.
Media diposisikan sebagai bagian dari ekosistem yang membentuk persepsi publik, menjaga optimisme, sekaligus mengawal arah kebijakan daerah.
Menurut Joko Widodo wartawan senior dari media Inspirasi Jateng mengatakan informasi hari ini menuntut media untuk lebih dari sekadar cepat. Masyarakat membutuhkan konten yang memberi nilai tambah dan pemahaman, katanya.
“Sekarang era keterbukaan. masyarakat butuh berita-berita yang mengedukasi, memberi pencerahan, mengandung ilmu, dan berdampak positif bagi perkembangan ekonomi serta pembangunan.” papar Joko Widodo.
Ke 26 Wartawan Grobogan peserta Media Gathering ke Bandung kali ini berharap, Baja Hitam TV channel mampu memberi warna pemberitaan yang konstruktif, tanpa kehilangan fungsi kritisnya. Dalam kerangka itu, media diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat, bukan sekadar relasi seremonial, melainkan kemitraan berbasis kepentingan publik.
Media Baja Hitam TV Channel pro aktif ikut memaparkan kinerja Pemkab Grobogan dibawah komando Bupati Setyo hadi – Sugeng Prastyo dengan slogan Mbangun Desa Noto Kutho untuk 5 tahun kedepan perlu di gelorakan.
Sedangkan Bagas Mahendra selaku pemrakasa berdirinya Baja Hitam TV Channel menegaskan bahwa prospek daerah tetap terbuka, namun tidak bisa bertumpu pada optimisme semata.
Ia menekankan pentingnya peta kerja yang jelas dan terukur.
“Kita tidak boleh hanya mengandalkan optimisme. Kita harus bekerja dengan peta yang jelas: apa prioritasnya, siapa pelakunya, dan apa indikator hasilnya.” ungkapnya.
Sedangkan Dalam konteks ekonomi Puji Daryana dari Media Bhayangkara Pers berpendapat, investasi dipandang sebagai pengungkit penting, tetapi harus berdampak nyata. Ukurannya tidak berhenti pada nilai investasi, melainkan pada efek riil bagi masyarakat.
“Investasi harus menambah lapangan kerja, menggerakkan UMKM, meningkatkan daya beli, dan memperkuat PAD.”jelas puji Daryana yang sekarang bekerja sebagai editing 4 TV digital di Grobogan dan Blora.
Untuk itu, Pemkab Grobogan diharapkan memfokuskan kebijakan pada penciptaan iklim investasi yang sehat, melalui kepastian pelayanan perizinan, kepastian hukum dan tata ruang, dukungan infrastruktur dan konektivitas, serta penguatan SDM lokal.
“Kalau semua unsur ini berjalan, investasi bukan hanya masuk, tetapi berakar bertahan lama dan memberi nilai tambah bagi Grobogan” katanya. (Jk/Pudar)
