Grobogan-Inspirasiline.com. Taman Kanak-kanak (TK) Tunas Rimba Sambirejo yang berada di bawah naungan Yayasan Tunas Rimba Perhutani (YTRP) Cabang Purwodadi menggelar acara pelepasan peserta didik Tahun Ajaran 2025/2026 pada Rabu (24/06/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah, hangat, dan penuh kebersamaan tersebut menjadi momen istimewa bagi 37 anak didik yang resmi menyelesaikan pendidikan tingkat taman kanak-kanak dan siap melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar (SD).
Acara pelepasan dihadiri oleh Ketua YTRP Cabang Purwodadi, pengurus YTRP, kepala sekolah, guru, orang tua siswa, serta para tamu undangan. Berbagai penampilan kreatif dari anak-anak turut memeriahkan kegiatan, mulai dari tarian, pembacaan doa, hingga persembahan lagu perpisahan dan video cita-cita anak yang mengundang haru para orang tua dan guru.


Sebagai sekolah yang berada di lingkungan Perhutani, TK Tunas Rimba Sambirejo tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik dan karakter anak, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap lingkungan sejak usia dini. Selama Tahun Ajaran 2025/2026, para siswa telah dikenalkan dengan berbagai kegiatan edukasi lingkungan, salah satunya melalui praktik pembibitan tanaman kehutanan dan tanaman buah seperti alpukat, nanas dan jati.
Sebagai simbol kelulusan sekaligus bentuk nyata pendidikan lingkungan hidup, setiap siswa yang dilepas menerima bunga dan satu bibit tanaman untuk ditanam di lingkungan rumah masing-masing. Program ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran berkelanjutan bagi anak-anak dalam memahami pentingnya menjaga kelestarian alam serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.
Ketua YTRP Cabang Purwodadi, Ny. Siti Fatimah Untoro, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan orang tua yang telah mendampingi tumbuh kembang anak selama menempuh pendidikan di TK Tunas Rimba Sambirejo.
“Hari ini bukan sekadar acara perpisahan, tetapi juga menjadi awal perjalanan baru bagi anak-anak untuk menapaki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kami berharap nilai-nilai karakter yang telah ditanamkan selama di TK, termasuk kecintaan terhadap lingkungan, dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan mereka. Bibit tanaman yang diberikan hari ini merupakan simbol harapan agar anak-anak dapat tumbuh kuat, bermanfaat, dan memberikan kebaikan bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Ny. Siti Fatimah Untoro.
Sementara itu, Kepala TK Tunas Rimba Sambirejo, Purwatiningsih, menjelaskan bahwa pendidikan lingkungan menjadi salah satu program unggulan sekolah yang terus dikembangkan sebagai bagian dari pembentukan karakter anak.
“Kami percaya bahwa pendidikan tidak hanya mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga membentuk kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Melalui kegiatan pembibitan dan penanaman pohon, anak-anak belajar tentang proses kehidupan, kesabaran, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga alam. Kami berharap bibit yang mereka tanam di rumah dapat menjadi kenangan sekaligus pengingat akan nilai-nilai baik yang diperoleh selama belajar di TK Tunas Rimba Sambirejo,” ungkap Purwatiningsih.
Rasa haru dan bangga juga disampaikan oleh Silviana, salah satu perwakilan orang tua siswa. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga pendidik yang telah mendampingi anak-anak dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.
“Kami sebagai orang tua sangat bersyukur dan mengapresiasi dedikasi para guru yang telah membimbing anak-anak selama ini. Banyak perubahan positif yang kami rasakan, baik dari segi kemandirian, kedisiplinan, maupun kepedulian terhadap lingkungan. Program pemberian bibit tanaman ini sangat baik karena mengajarkan anak-anak untuk mencintai alam sejak dini. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh menjadi bekal berharga saat mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” tutur Silviana.
Melalui kegiatan pelepasan ini, TK Tunas Rimba Sambirejo kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Semangat menanam dan merawat pohon yang telah ditanamkan sejak usia dini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mewujudkan generasi yang peduli terhadap masa depan bumi dan keberlanjutan sumber daya alam. (jk/Aris).
