Perhutani Hadiri Rakor Siaga Karhutla di Polres Grobogan

NEWS

GROBOGAN (inspirasiline.com) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa, Purwodadi, Gundih dan Semarang menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di aula Jananuraga Polres Grobogan pada Rabu (05/08).

Rakor Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang diadakan Kepolisian Resor Grobogan diikuti Bupati Grobogan, Dandim 0717 Grobogan, Administratur Telawa, Purwodadi, Gundih, Semarang, BPBD kabupaten Grobogan, Satpol PP , PMI dan Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Grobogan.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan sinergi melalui apel kesiapan dan rapat koordinasi mengantisipasi serta menangani kejadian kebakaran dan lahan di wilayah Kabupaten Grobogan. Perlunya sinergi Polres Grobogan dengan Perhutani dan instansi terkait bertujuan menyamakan langkah dan tujuan dan memastikan kesiapsiagaan potensi rawan kebakaran.

Beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan antara lain pemetaan wilayah rawan, pembentukan posko siaga Karhutla, peningkatan kapasitas petugas, serta sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah kebakaran sejak dini.

Dalam sambutannya Kapolres Grobogan AKP Endhie Pratama, S.I.K.,M.M mengatakan bahwa Polri mendukung penuh upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui sinergi dengan seluruh instansi terkait, termasuk Perhutani, TNI, BPBD, pemerintah daerah serta masyarakat.

“Dengan pencegahan Karhutla sebagai langkah yang paling efektif dalam mengangisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Dibutuhkan sinergi seluruh pihak agar potensi karhutla dapat diminimalisir.” Ujar Endhie Pratama.

Dalam kesempatan ini Administratur Perhutani KPH Telawa, Titus Aryanto menyampaikan langkah dan strategi dalam pencegahan Karhutla Perhutani memastikan kesiapan sumber daya manusia dan sarpra di lapangan berfungsi optimal, upaya pencegahan dini melalui pemantauan titik panas (hotspot) serta memperkuat sosialisasi kepada masyarakat sekitar hutan dan komunikasi dengan jajaran Forkompicam sebagai langkah awal dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah kerja Perhutani.

“Melalui rapat koordinasi ini kita satukan komitmen, perkuat kerja sama, serta menyusun langkah taktis untuk mengantisipasi Karhutla demi menjaga kelestarian hutan.” Ujar Titus Aryanto.

Dengan diperkuatnya sinergi jajaran Polri, TNI, Perhutani dan jajaran pemerintah daerah dalam pencegahan dan penanganan karhutla diharapkan terhindar dari ancaman kebakaran khususnya selama musim kemarau, menjamin kelestarian lingkungan serta melindungi masyarakat dari dampak bencana. (jk/W3P)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *