Penulis: Yokanan | Editor: Dwi NR
BLORA | inspirasiline.com
TAK butuh waktu lama Satreskrim Polres Blora berhasil mengamankan 24 pelaku penyebar selebaran provokatif yang meresahkan masyarakat.
Ke 24 pelaku tersebut diamankan di tiga lokasi di wilayah Kecamatan Kedungtuban, Selasa (10/8/2021) kemarin.
Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama mengatakan, 24 pelaku tersebut adalah warga yang memiliki pemahaman salah.
Mereka secara spontan berkumpul di rumah Samijo, yang memiliki nama kecil Suro Sentiko Samin, seorang dukun desa setempat.

“Jadi awalnya warga ini berkumpul di rumah Samijo (70), secara spontan memiliki ide dan ditulis dalam Bahasa Jawa oleh Rohmat, warga Desa Galuk, Kecamatan Kedungtuban. Dalam tulisan itu disebutkan bahwa semua aset negara adalah milik nenek moyang dan akan diminta kembali dengan cara melakukan penjarahan,” ungkap Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama saat jumpa pers di halaman belakang Polres Blora, Rabu (11/8/2021).
Kapolres menambahkan, mereka mulai melakukan aksinya pada Senin (9/8/2021), memperbanyak tulisan tangan itu sebanyak 1.500 lembar, dan disebar di 8 kecamatan di Kabupaten Blora.
“Kami mendapat laporan pada Senin (9/8/2021). Kemudian tim bergerak melakukan penyelidikan, Selasa (10/8/2021) kemarin kami amankan 24 pelaku penyebar selebaran itu di tiga lokasi,” jelasnya.
Setelah dilakukan penyelidikan dan koordinasi dengan Forkopimda, ke 24 pelaku akhirnya dilepaskan, dengan syarat membuat pernyataan minta maaf kepada pemerintah dan publik, yang diwakili oleh Samijo dan Rohmat.
Permintaan maaf harus dilayangkan kepada Presiden, Kapolri, Gubernur, Bupati, Dandim, Kapolres, dan seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Blora karena telah membuat resah dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.
Bupati Blora Arief Rohman akan mengajak 24 warga tersebut untuk bersama-sama membangun Blora, dan memberikan paket sembako kepada mereka.
“Mereka kan warga kita juga, jadi kita akan bersama-sama memberikan pembinaan, memberikan pemahaman kepada mereka semua. Ini kami berikan sembako kepada mereka semua,” kata Bupati.
Di tempat yang sama, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Andi Sulistiyo Kurniawan Putro sangat mendukung pemerintah, untuk melakukan pembinaan kepada mereka melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa, serta pemerintah desa setempat.
Pada kesempatan itu, Kapolres, Dandim, dan Bupati Blora juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 24 orang tersebut. Bahkan, warga sekitar tempat mereka tinggal pun akan diberikan bantuan melalui Polsek jajaran.***
