Penulis: Supriyani
SUKOHARJO | inspirasiline.com
UNTUK mengejar target 70 persen vaksinasi, Pemkab Sukoharjo menggandeng berbagai pihak, salah satunya Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC Hipmi) menggelar vaksinasi maraton selama tiga hari, 30 September-2 Oktober 2021.
Selama tiga hari tersebut, target vaksinasi dalam satu hari sebanyak 48 ribu sasaran. Vaksinasi dilakukan di 167 desa/kelurahan, 10 rumah sakit, dan 23 klinik.
“Kami mengejar target vaksinasi 70 persen agar Kabupaten Sukoharjo bisa turun dari Level 3 ke Level 1. Setelah 2 Oktober nanti, vaksinasi terus berjalan setiap hari,” jelas Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat memantau vaksinasi di Balai Desa Kateguhan, Kecamatan Tawangsari, Jumat (1/10/2021).

Untuk mencapai target 70 persen vaksinasi, Sukoharjo masih kekurangan 143 ribu sasaran. Untuk itu, kekurangan itu dicapai dalam waktu tiga hari. Jika setiap hari vaksinasi dilakukan pada 48 ribu sasaran, maka dalam waktu tiga hari akan mencapai 144 ribu sasaran, sehingga target 70 persen bisa dicapai.
Sayangnya di hari pertama, target 48 ribu vaksin sehari tidak terpenuhi, karena hanya tercapai 50 persen atau 24 ribu sasaran.
“Jangan angel-angelan. Masyarakat harus sadar dan ikut vaksinasi, agar Kabupaten Sukoharjo bisa turun ke Level 1. Karena syarat untuk turun level, cakupan vaksinasi harus 70 persen,” jelas Bupati.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo Yunia Wahdiyati menjelaskan, total sasaran vaksinasi di Kabupaten Sukoharjo sebanyak 719.754 orang.
Untuk target vaksinasi 70 persen dari sasaran tersebut, sebanyak 503.828 orang, dan saat ini sudah tercapai 360.751 orang, sehingga masih kekurangan 143.077 orang.
Dalam tiga hari vaksinasi ditargetkan menyelesaikan 143.077 sasaran di 12 kecamatan.
“Untuk tiap desa sasaran vaksinasi, per hari 200 orang, rumah sakit 1.000 orang, dan klinik 200 orang. Jadi, dalam sehari total sasaran vaksinasi sebanyak 48 ribu orang,” kata Yunia.
Vaksinasi di Desa Kateguhan bekerja sama dengan BPC Hipmi Sukoharjo.
Dalam vaksinasi tersebut, BPC Hipmi Sukoharjo membagikan 500 paket beras pada peserta vaksinasi. Setiap paket berisi 5 kilogram beras.
“Dukungan percepatan vaksinasi untuk membentuk herd immunity hingga tercapai pemulihan ekonomi. Kami juga dukung baksos dengan pembagian beras untuk peserta vaksinasi, bekerja sama dengan Hipmi Pusat dan BPW Hipmi Jateng,” kata Ketua BPC Hipmi Sukoharjo Agung Dirmansya.
Sementara Kepala Desa (Kades) Kateguhan Giyanto menyampaikan, di Desa Kateguhan sudah dua kali menggelar vaksinasi. Pertama, vaksinasi untuk lansia sudah mencapai 95%. Kedua, vaksinasi kali ini, untuk masyarakat umum usia 12 tahun ke atas.
Vaksinasi tidak hanya diikuti warga Kateguhan, namun juga masyarakat di seluruh Kabupaten Sukoharjo, asalkan memiliki KTP dan KK.
“Masyarakat sudah sadar akan pentingnya vaksinasi untuk kekebalan. Vaksinasi ini wajib, sehingga antusias masyarakat yang datang ke sini untuk divaksin cukup tinggi. Pelaksanaan vaksinasi tidak ada kendala dan berjalan lancar,” ujar Giyanto.***
