Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong BUMD Maksimalkan Kontribusi untuk PAD 2026

NEWS

SEMARANG (inspirasiline.com) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk berperan lebih optimal dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Jateng. Target PAD tahun 2026 ditetapkan meningkat 3,04 persen menjadi Rp23,74 triliun, sehingga kontribusi BUMD dinilai sangat strategis.

Menurut Saleh, BUMD harus menjadi motor penggerak dalam pencapaian target fiskal, dengan mengembangkan model bisnis yang adaptif dan berkelas agar mampu bersaing dan menghasilkan keuntungan nyata. “BUMD harus berperan lebih optimal dan mampu berkontribusi nyata bagi pendapatan daerah,” ujarnya.

Beberapa langkah positif telah terlihat, seperti pembangunan Rest Area Tol Solo–Semarang KM 445B Tuntang, Kota Salatiga, yang dikelola PT Jateng Agro Berdikari (Perseroda). Selain itu, BUMD PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) memulai operasional pabrik garam industri di Desa Raci, Kabupaten Pati, sejak Juni 2025, sebagai langkah konkret memperkuat industri berbasis potensi lokal.

Selain sektor industri, BUMD juga aktif di bidang pertanian melalui pembangunan greenhouse, perdagangan komoditas pangan, dan penyediaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk kebutuhan industri. Saleh menekankan pentingnya profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam manajemen BUMD. “Evaluasi kinerja secara berkala penting agar setiap BUMD memiliki target yang jelas dan terukur,” jelasnya.

Dengan optimalisasi peran BUMD, Saleh berharap tidak hanya pendapatan daerah meningkat, tetapi juga tercipta lapangan kerja baru dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, sehingga BUMD menjadi pilar penting dalam kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah. (*)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *