Terus Alami Peningkatan, Positif Covid-19 Kabupaten Sragen Capai 4.867 Kasus

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

MESKI Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih diterapkan, orang yang positif Covid-19 di Kabupaten Sragen terus mengalami peningkatan.

Jumat (19/2/2021), positif Covid-19 kembali bertambah 20, sehingga meningkatkan positif Covid-19 Sragen menjadi 4.867 kasus. Selain itu, tiga warga kembali dilaporkan meninggal dunia dengan hasil swab dinyatakan positif.

Berdasarkan data yang dirilis situs resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Sragen hingga Jumat (19/2/2021) petang, ada tambahan 20 warga yang kembali terpapar positif Covid-19. Mereka tersebar di beberapa kecamatan.

Klaster keluarga dan kontak erat pasien positif sebelumnya, masih mendominasi tambahan kasus tersebut.

Sekretaris GTPP Covid-19 Kabupaten Sragen Tatag Prabawanto mengungkapkan, tambahan 20 kasus positif itu diketahui setelah hasil swab test keluar Jumat (19/2/2021).

“Hari ini ada penambahan 20 kasus positif. Mayoritas masih hasil tracing dan kontak erat serta klaster keluarga. Hari ini ada tiga pasien positif juga meninggal dunia,” ungkap Tatag Prabawanto, Jumat (19/2/2021).

Tatag Prabawanto menjelaskan, dari 20 warga positif, sebagian berkondisi tanpa gejala. Namun ada pula yang simptomatis dan dirawat di rumah sakit.

Saat ini tim Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) masih melakukan tracing dan pelacakan, termasuk mendata orang yang kontak erat untuk dilakukan swab test.

Dengan tambahan 20 kasus itu, kasus positif sudah mencapai 4.867. Rinciannya, 196 masih dirawat, 4.469 pasien sembuh, dan 202 meninggal dunia. Sementara total warga yang meninggal dunia 293 orang.

Tatag Prabawanto yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen sangat berharap, warga makin waspada dan menaati protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mebatasi mobilitas.***

Bagikan ke:

1 thought on “Terus Alami Peningkatan, Positif Covid-19 Kabupaten Sragen Capai 4.867 Kasus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *