Pemkab Sragen Usulkan 100 Formasi CPNS Tanpa Tenaga Pendidik

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasline.com 

KUOTA calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Sragen tahun 2021 ini menyusut setelah tenaga pendidik dialihkan ke pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sragen Sutrisna mengatakan, formasi CPNS Kabupaten Sragen sudah disampaikan ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan&RB).

Usulan dari berbagai organisasi pemerintah daerah (OPD) awalnya 350 formasi CPNS, namun selain Guru Agama Islam dialihkan ke PPPK sekitar 250 formasi. Lantas BKPSDM mengubah usulan formasi CPNS tanpa guru, hanya sekitar 100 formasi, termasuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya.

BKPSDM tidak mempermasalahkan penyusutan jumlah formasi CPNS tahun 202, karena pada 2019-2020, Kabupaten Sragen mendapat formasi paling banyak, yakni 627 formasi.

“Usulan baru sekitar itu, namun keputusan dari kementerian belum pasti jumlahnya,” tutur Kepala BKPSDM Kabupaten Sragen Sutrisna ketika dihubungi inspirasiline.com melalui ponselnya, Minggu (28/2/2021).

Sutrisna menambahkan, pelaksanaan seleksi CPNS akan digelar April mendatang. BKPSDM cukup siap untuk anggaran pelaksanaan seleksi CPNS. Dan kemungkinan dibentuk konsorsium dari beberapa daerah Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Sukoharjo, dan Boyolali seperti tahun lalu, karena dianggap lebih enak dan tidak ribet.

Pada tahun 2020, tes CPNS digelar di Gedung Lembaga Pengembangan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) di Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Di sisi lain, BKPSDM Kabupaten Sragen, Kamis (25/2/2021) mengundang 110 pegawai negeri sipil (PNS) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Tenaga Kerja dan Satpol PP untuk melengkapi syarat kenaikan pangkat, kenaikan jabatan usulan April 2021 mendatang.***

Bagikan ke:
baca juga:  Setelah Divaksin, Wartawan Diminta Tetap Jalankan Protokol Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *